Keberhasilan Pemda Pangandaran dalam Mengatasi Kasus Stunting
Rabu, 07 Juli 2021 - 13:03 WIB
loading...
Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata setelah memaparkan keberhasilan menurunkan kasus angka stunting
A
A
A
PANGANDARAN - Pemerintah Daerah (Pemda) Pangandaran berhasil menurunkan angka kasus stunting dan gizi buruk. Keberhasilan tersebut melalui inovasi gerakan menyeting gigi emas atau mencegah stunting melalui Gerakan Makan Telur (Gemalur), Instruktur Asi Eklusif (Insasi E), Lumbung Gizi Desa (Bugiza), Kelompok Masyarakat Peduli Jamban (Pokmas Pejam) dan Alarm Kelahiran (Aliran).
Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, inovasi tersebut kini dilombakan dalam ajang Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dan berhasil masuk nominasi 99 peserta kabupaten/kota se Indonesia.
KIPP yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat semula diikuti oleh 8.500 peserta kabupaten/kota se Indonesia dan dijaring menjadi 3000 peserta, lalu dijaring kembali menjadi 1.500 peserta hingga akhirnya menjadi 99 peserta.
"Sekarang Kabupaten Pangandaran sedang berjuang untuk masuk pada nominasi 45 peserta kabupaten/kota," kata Jeje.
Setiap kalimat pada menyeting gigi emas memiliki arti dan pemaparan yang harus diterapkan di Posyandu.
Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, inovasi tersebut kini dilombakan dalam ajang Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) dan berhasil masuk nominasi 99 peserta kabupaten/kota se Indonesia.
KIPP yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat semula diikuti oleh 8.500 peserta kabupaten/kota se Indonesia dan dijaring menjadi 3000 peserta, lalu dijaring kembali menjadi 1.500 peserta hingga akhirnya menjadi 99 peserta.
"Sekarang Kabupaten Pangandaran sedang berjuang untuk masuk pada nominasi 45 peserta kabupaten/kota," kata Jeje.
Setiap kalimat pada menyeting gigi emas memiliki arti dan pemaparan yang harus diterapkan di Posyandu.
Lihat Juga :