8 ASN Pemkab Sleman Positif COVID-19, Langsung Jalani Isolasi Mandiri
Selasa, 06 Juli 2021 - 17:56 WIB
loading...
Petugas sedang melaksanakan swab antigen kepada ASN di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Selasa (6/7/2021). Foto/Dok. Humas Pemkab Sleman
A
A
A
SLEMAN - Rapid test antigen secara massal dilakukan Pemkab Sleman, terhadap ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Parasamya Pemkab Sleman, Selasa (6/7/2021), untuk mencegah penularan COVID-19 .
Baca juga: COVID-19 Menggila, Belum Usai Klaster Pabrik Miras, Muncul Klaster Pabrik Rokok
Langkah ini dilakukan Pemkab Sleman, setelah Kasubbag Kemitraan Media Humas dan Protokol Pemkab Sleman, Anggono dinyatakan positif COVID-19 , Senin (5/7/2021). Tercatat ada 145 ASN yang mengikuti swab. Mereka bukan hanya ASN di bagian Humas dan Protokol Pemkab Sleman, namun juga ASN di organisasi perangat daerah (OPD) lain yang kontak erat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, setelah Kasubbag Kemitraan Media Humas dan Protokol Pemkab Sleman dinyatakan positif COVID-19 , sebagai tindaklanjutnya langsung melakukan tracing kepada ASN yang kontak erat tiga hari sebelum yang bersangkutan dinyatakan positif COVID-19 dan dilanjutkan dengan swab antigen dan PCR. "Ada 145 ASN yang diswab antigen, dan dua ASN swab PCR," kata Joko.
Baca juga: COVID-19 Menggila, Belum Usai Klaster Pabrik Miras, Muncul Klaster Pabrik Rokok
Langkah ini dilakukan Pemkab Sleman, setelah Kasubbag Kemitraan Media Humas dan Protokol Pemkab Sleman, Anggono dinyatakan positif COVID-19 , Senin (5/7/2021). Tercatat ada 145 ASN yang mengikuti swab. Mereka bukan hanya ASN di bagian Humas dan Protokol Pemkab Sleman, namun juga ASN di organisasi perangat daerah (OPD) lain yang kontak erat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, setelah Kasubbag Kemitraan Media Humas dan Protokol Pemkab Sleman dinyatakan positif COVID-19 , sebagai tindaklanjutnya langsung melakukan tracing kepada ASN yang kontak erat tiga hari sebelum yang bersangkutan dinyatakan positif COVID-19 dan dilanjutkan dengan swab antigen dan PCR. "Ada 145 ASN yang diswab antigen, dan dua ASN swab PCR," kata Joko.
Lihat Juga :