alexametrics

Anggota Polrestabes 'Ngamuk' di Ciparay, Kapolda Jabar Minta Maaf ke Masyarakat

loading...
Anggota Polrestabes Ngamuk di Ciparay, Kapolda Jabar Minta Maaf ke Masyarakat
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A+ A-
BANDUNG - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi tidak mentolerir tindakan tak terpuji Bripka Hil, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung yang 'ngamuk' saaat ditegur petugas cek poin PSBB Ciparay agar mengenakan masker.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas prilaku tidak terpuji oknum Polri atas nama Bripka Hil.

Karena, kata Erlangga, oknum anggota Polri tersebut tidak memberikan contoh dan tauladan yang baik bagi masyarakat dan diharapkan kejadian tersebut tidak terjadi lagi. (BACA JUGA:Ditegur agar Pakai Masker, Anggota Polrestabes Bandung 'Ngamuk' di Ciparay)



"Kapolda juga tidak mentolelir perbuatan tersebut. Bripka Hil dipindahtugaskan dari Satlantas Polrestabes Bandung menjadi anggota Yanma Polda Jabar dalam rangka pemeriksaan Bidang Propam Polda Jabar,” kata Erlangga, Senin (25/5/2020).

Erlangga mengemukakan, berdasarkan hasil pemeriksaan Propram Polrestabes Bandung terhadap Bripka Hil dan saksi-saksi, disimpulkan bahwa benar peristiwa itu terjadi Bripka HI saat melewati Pos Pam PSBB dan Operasi Ketupat Lodaya di Alun-alun Ciparay, pada Senin (25/5/2020) pukul 07.05 WIB.

Saat itu, Bripka Hil mengendarai mobil (Toyota Fortuner) diberhentikan oleh anggota Lantas Polresta Bandung karena tidak mengenakan masker. (BACA JUGA:Bripka Hil, Polisi yang 'Ngamuk' di Cek Poin PSBB Ciparay Diperiksa Propam)

"Saat diberhentikan dan ditegur karena tidak memakai masker, Bripka Hil tidak terima dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada petugas. Terhadap yang bersangkutan, Bripka Hil, langsung dilakukan pemeriksaan oleh Propam Polrestabes Bandung," ujar Erlangga.

Seperti diberitakan, seorang anggota Polri yang bertugas di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Bandung Bripka Hil, "mengamuk" di cek poin Ciparay lantaran tak tertima ditegur agar memakai masker oleh petugas, Senin (25/5/2020) sekitar pukul 07.45 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Bripka Hil mengendarai mobil Fortuner D 1087 TI warna hitam melaju dari arah Baleendah ke arah Kota Bandung. (BACA JUGA:Anggota Polrestabes Bandung 'Ngamuk' di Ciparay, Kapolda: Polisi Tak Boleh Arogan)

Saat melintas di cek poin Ciparay, petugas menghentikan kendaraan pelaku. Petugas cek poin Bripka Aas Arbin memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan pelaku.

Selain itu, petugas cek poin pun menegur Bripka Hil agar mengenakan masker. Sebab, Bripka Hil terlihat tak mengenakan masker sebagai upaya pencegahan virus Corona.

Namun teguran itu itu justru ditanggapi negatif oleh pelaku Bripka Hil dengan melontarkan kata-kata kasar dan tak pantas kepada petugas cek poin Ciparay.

Bahkan Bripka Hil menantang berkelahi para petugas di cek poin Ciparay. Setelah itu, Bripka Hil menghentikan laju kendaraannya di depan Mapolsek Ciparay. "Kamu angkatan berapa?!" kata Bripka Hil kepada petugas yang memeriksa dirinya.

Khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan, anggota Polsek Ciparay Bripka Rizal melaporkan kejadian itu ke perwira pengendali (Padal) cek poin Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Ciparay Ipda Ahma Nurdin.

Setelah menerima laporan, padal PSBB Ciparay Ipda Ahmad Nurdin bergegas menuju kendaraan yang dikemudikan pelaku Bripka Hil. Ipda Ahmad Nurdin berupaya meredam emosi Bripka Hil.

Namun, oknum anggota Satlantas Polrestabes Bandung yang bertugas di bagian penerbitan surat izin mengemudi (SIM) itu tetap ngotot. Ipda Ahmad Nurdin menyuruh Bripka Hil turun dari mobilnya.

Permintaan itu justru dijawab Bripka Hil dengan menekan pedal gas mundur dan mobilnya nyaris menabrak angkutan kota (angkot) yang sedang parkir. Kemudian Bripka Hil kabur ke Jalan Pamageursari, belakang Polsek Ciparay.
(awd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak