Coba Terobos PSBB Malang Raya, 3 Orang Sembunyi di Balik Terpal
Senin, 25 Mei 2020 - 15:50 WIB
loading...
Petugas gabungan melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan yang masuk ke Kota Malang, di pos penyekatan Jalan Raya Balearjosari. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Ada-ada saja ulah pengguna jalan yang ingin memasuki wilayah Kota Malang, saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, akibat pandemi COVID-19.
(Baca juga: Ratusan Warga AS Pesta Liar di Danau Saat COVID-19 Mengganas )
Menggunakan mobil pikap terbuka, dengan alasan mengangkut barang. Sebuah mobil pikap dari wilayah Kabupaten Sidoarjo tersebut, dihentikan petugas gabungan di pos penyekatan PSBB Malang Raya, Jalan Raya Balearjosari, Kota Malang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto menyebutkan, setelah dilakukan pemeriksaan secara seksama, pada Senin (25/5/2020) dini hari, mobil pikap ini berpenumpang enam orang. Tiga orang duduk di depan, dan tiga sisanya sembunyi di bak belakang yang tertutup terpal.
"Mereka langsung kami periksa sesuai protokol kesehatan, dan langsung disuruh putar balik ke daerah asalnya. Tiga orang yang ditemukan berada di bak belakang, juga tidak dilengkapi surat keterangan," tegasnya.
(Baca juga: Ratusan Warga AS Pesta Liar di Danau Saat COVID-19 Mengganas )
Menggunakan mobil pikap terbuka, dengan alasan mengangkut barang. Sebuah mobil pikap dari wilayah Kabupaten Sidoarjo tersebut, dihentikan petugas gabungan di pos penyekatan PSBB Malang Raya, Jalan Raya Balearjosari, Kota Malang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Handi Priyanto menyebutkan, setelah dilakukan pemeriksaan secara seksama, pada Senin (25/5/2020) dini hari, mobil pikap ini berpenumpang enam orang. Tiga orang duduk di depan, dan tiga sisanya sembunyi di bak belakang yang tertutup terpal.
"Mereka langsung kami periksa sesuai protokol kesehatan, dan langsung disuruh putar balik ke daerah asalnya. Tiga orang yang ditemukan berada di bak belakang, juga tidak dilengkapi surat keterangan," tegasnya.
Lihat Juga :