Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tak Terima Ditegur, Pria Ini Tikam Temannya Hingga Tewas Bersimbah Darah di Warung Tuak

loading...
Tak Terima Ditegur, Pria Ini Tikam Temannya Hingga Tewas Bersimbah Darah di Warung Tuak
Polisi saat mengamankan pelaku pembunuhan di warung tuak, di Dusun Kuta Tengah, Desa Sarintonu, Kecamatan Tigalingga Dairi, Kamis (10/6/2021). Foto: Istimewa
DAIRI - Kiranta Padang (33) warga Dusun Pertumbungan, Desa Pertumbungan, Kecamatan Tigalingga, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara ( Sumut ), tewas bersimbah darah setelah dadanya ditusuk pisau oleh rekan sekampungnya berinisial EKG (33).

Peristiwa berdarah itu berawal saat keduanya sedang menenggak minuman keras ( miras ) jenis tuak di warung milik Rusman Ginting, di Dusun Kuta Tengah, Desa Sarintonu, Kecamatan Tigalingga Dairi.

“Telah terjadi tindak pidana pembunuhan di wilayah hukum Polsek Tigalingga Polres Dairi, tempat kejadian perkara (TKP) di warung milik Rusman Ginting,” kata Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Donni Saleh.

Baca juga: Diteriaki Maling, 2 Pria Gagal Kirim Paket Ganja ke Batam



Dia menceritakan, saat sedang minum tuak terjadi percakapan antara korban dan pelaku. Korban Kiranta mengatakan 'aku minum tuak, tiga hari tiga malampun tahan'. Pelaku EKG pun menjawab ' Jangan gitu lae'. Korban kembali mengatakan “Kapanpun aku menunggu ya ini'. Pelaku menjawab 'kok gitu kau ngomong lae'.

“Dan kemudian korban menjawab 'kenapa rupanya, apa maumu. Lalu ditimpali lagi, 'kok gitu kau'. Saat itulah korban kembali mengatakan dengan nada menantang, “apa maumu',” beber Donni Saleh, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Tuban Gempar, Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dikepruk Batu Oleh Pemabuk

Sehingga, sebut Iptu Donni Saleh, korban dan pelaku sama-sama berdiri dari meja. Spontan pemilik warung Rusman Ginting mengatakan 'kok ribut, orang sama-sama kita kok'. Dan saat itu korban langsung menggunakan baju miliknya dan langsung pergi menuju arah motornya.

Dikarenakan pelaku mengetahui bahwa korban menyimpan sebilah parang di motornya, sehingga pelaku berpikir, daripada nanti dia yang mati, lebih bagus dia (korban) duluan yang mati.

Baca juga: Sebelum Ancam Anggota Koramil Rajadesa, Pelaku Hendak Perkosa Adik Ipar Prajurit TNI AD



Menurutnya, saat itu pelaku langsung mengambil sebilah pisau tumbuk lada yang disimpan di pinggangnya dan pelaku mengejar korban serta langsung menusukan pisau tersebut ke bagian dada sebelah kiri sebanyak satu kali, pada bagian punggung sebanyak dua kali.

“Setelah pelaku melihat korban sudah tidak berdaya lagi dan mengeluarkan darah, lalu pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian,” ungkap Donni.

Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia. “Saat ini, tersangka dan barang bukti sebilah pisau tumbuk lada sudah diamankan di Polsek Tigalingga, sementara korban tewas dievakuasi ke Puskesmas Dairi,” tandasnya.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top