Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tuban Gempar, Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dikepruk Batu Oleh Pemabuk

loading...
Tuban Gempar, Nelayan Tewas Bersimbah Darah Dikepruk Batu Oleh Pemabuk
Seorang nelayan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tewas di keroyok pengunjung warung yang sedang mabuk, Rabu (9/6/2021) malam. Foto/iNews TV/Pipiet Wibawanto
TUBAN - Ismail tewas bersimbah darah di tepi Jalan Raya Pantura Daendels Desa Tasikmadu, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Rabu (9/6/2021) malam. Pria berusia 44 tahun ini merupakan seorang nelayan, saat tewas ditemukan luka bekas pukulan benda tumpul di bagian belakang kepalanya.

Baca juga: Polres Sukabumi Kota Bekuk 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan di Warudoyong

Jenazah korban akhirnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Koesma, untuk diotopsi. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.





Korban diduga dikeroyok pengunjung warung kopi yang sedang mabuk. Pengeroyokan bermula saat korban sedang nongkrong di warung Bu Linda langganannya. Selain korban terdapat empat pengunjung lain, yaitu Suyitno, Bambang, Suhanafi, serta Habit, keempatnya warga Desa Kentong, Kecamatan Labuhan, Kabupaten Lamongan.

Baca juga: Tangis Pecah di Lamongan, Korban Meninggal Akibat COVID-19 Terus Bertambah

Entah bagaimana awalnya, korban terlibat cek cok dengan salah satu pengunjung. Mereka kemudian mengeroyok korban hingga lari keluar warung. Salah satu pelaku kemudian memukul kepala korban menggunakan batu besar, sehingga korban mengalami luka parah dan pendarahan hebat pada bagian belakang kepala.

Kejadian ini selanjutnya dilaporkan kepada aparat kepolisian. Tim Inafis Polres Tuban, diterjunkan untuk melakukan identifikasi mayat korban , serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna kepentingan penyelidikan.

Baca juga: Wanita Pendaki yang Hilang Usai Kencing di Gunung Abbo Ditemukan Lemas di Celah Tebing

Kapolsek Palang, AKP Simon Triyono mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara, sebenarnya mereka ini sama-sama minum minuman keras, namun setelah keluar warung dikejar dan dilempar batu. " Pengeroyokan ini yang mengakibatkan korban meninggal dunia," terangnya.



Polisi telah mengantongi identitas para pelaku, hingga kini keberadaan pelaku masih dalam pencarian. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan batu besar bersimbah darah, yang digunakan para pelaku untuk memukul korban .
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top