Darurat Corona, Puluhan Desa di Blitar Pilih Tutup Akses
Senin, 25 Mei 2020 - 09:51 WIB
loading...
Sejumlah desa di Kabupaten Blitar, memilih menutup pintu masuk desanya untuk menekan penularan COVID-19. Foto/iNews/Roby Ridwan
A
A
A
BLITAR - Pandemi COVID-19, membuat sejumlah desa di Kabupaten Blitar, memperketat askses masuk ke desanya. Mereka melakukan pembatasan akses masuk bagi warga dari luar desa.
(Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Polri Tutup Pintu Masuk Jakarta )
Kondisi ini membuat banyak warga yang akan berkunjung ke keluarganya, harus putar balik karena tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan masuk desa.
Penerapan pembatasan akses masuk desa saat Lebaran ini, dilakukan puluhan desa di enam kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Blitar. Pelaksanaan penutupannya bervariatif, mulai dari dua hari, hingga ada yang tujuh hari.
Desa yang menerapkan pembatasan akses masuk desa selama Lebaran tersebut, adalah Desa Pohgajih, Kecamatan Selorejo; dan Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan setelah ada kesepakatan bersama warga desa.
(Baca juga: Cegah Penularan COVID-19, Polri Tutup Pintu Masuk Jakarta )
Kondisi ini membuat banyak warga yang akan berkunjung ke keluarganya, harus putar balik karena tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan masuk desa.
Penerapan pembatasan akses masuk desa saat Lebaran ini, dilakukan puluhan desa di enam kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Blitar. Pelaksanaan penutupannya bervariatif, mulai dari dua hari, hingga ada yang tujuh hari.
Desa yang menerapkan pembatasan akses masuk desa selama Lebaran tersebut, adalah Desa Pohgajih, Kecamatan Selorejo; dan Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan setelah ada kesepakatan bersama warga desa.
Lihat Juga :