Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Cerita Cinta Dari Kampung China, Ratusan Tahun Menyatu Dalam Urat Nadi Manado

loading...
Cerita Cinta Dari Kampung China, Ratusan Tahun Menyatu Dalam Urat Nadi Manado
Kawasan pechinan atau kampung China menjadi destinasi wisata dalam kota di Manado. Foto/MPI/Subhan Sabu
MANADO - Sudut jalanan itu menghadirkan aroma khas hio yang wanginya bertebaran. Bangunan yang didominasi warna merah, menjadi penanda denyut nadi kehidupan Kota Manado , sejak ratusan tahun silam.

Baca juga: Lagi Hits di Manado, Ini Keindahan Taman Langit Picnik Cafe

Kawasan itu dikenal sebagai pechinan atau kampung China. Lokasinya ada di Jalan DI. Panjaitan, Calaca, Kecamatan Wenang, Kota Manado , Sulawesi Utara, masih saja riuh dengan hilir mudik manusia, khas pusat kota yang sibuk.





Bangunan berusia ratusan tahun berderet di tepi jalan itu, dan masih kokoh berdiri. Para penghuninya, kebanyakan adalah warga etnis Tionghoa . Di salah satu sudut jalan, berdiri tegak Klenteng Ban Hin Kiong, dan Klenteng Kwan Kong.

Bbaca juga: Viral Video Gadis Cantik Berhijab Kemudikan Truk Bergoyang Tabrak Gerbang Tol Madiun

Bangunannya yang unik dengan dominasi warna merah, menjadi tempat menarik untuk dikunjungi. Apalagi ketika memasuki hari-hari raya umat Konghucu , berbagai pernak-pernik di klenteng menjadi daya tarik bagi wisatawan. Terdapat banyak spot foto instagramable di klenteng ini. Tentu, wisatawan lebih banyak dari hari-hari biasanya.

Di kawasan ini juga berdiri Klenteng Ban Hin Kiong yang merupakan klenteng tertua di Kota Manado . Klenteng ini berdiri pada tahun 1819, dan hingga kini sudah menjadi ikon sejarah Kota Manado. Klenteng ini menjadi tempat ibadah umat Konghucu, Tao, dan Budha.

Baca juga: Tangis Kesakitan Pecah di Lampung Utara, Seorang Ibu Dibacok dan Disiram Air Panas Anaknya

Di seberang Klenteng Ban Hin Kiong, ada Klenteng Kwan Kong. Klenteng ini dibangun tahun 1967. Nama klenteng ini diambil dari sang pahlawan jujur dan setia bernama Kwan Kong. Sehingga pada hari ke-24 bulan keenam, klenteng ini merayakan hari khusus. Momen itu merupakan ulang tahun yang suci Kwan Kong.



Tak sulit menemukan lokasi pechinan ini, sebab berada di tengah-tengah kota . Ke sini bisa menggunakan angkot jurusan Pasar 45 atau taksi online. Dari bandara berjarak sekitar 20 km. Di sekitar kawasan, banyak terdapat rumah makan atau kedai kopi.

Cerita Cinta Dari Kampung China, Ratusan Tahun Menyatu Dalam Urat Nadi Manado


Budayawan Tionghoa, Sofyan Jimmy Yosadi menggatakan, bahwa kawasan Kampung China ini sejak ratusan tahun silam sudah ada di daerah Kota Manado , yang dahulu kala disebut Wenang.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top