Airlangga Pecah Kerajaannya demi Hindari Anaknya Berebut Tahta Warisan

Minggu, 03 November 2024 - 06:08 WIB
loading...
Airlangga Pecah Kerajaannya...
Raja Airlangga membagi wilayah kekuasaan kerajaannya menjadi dua demi menghindari perebutan kekuasan di antara anak-anaknya. Foto/SINDOnews.
A A A
Raja Airlangga akhirnya membagi wilayah kekuasaan kerajaannya menjadi dua. Pembagian itu terpaksa dilakukan karena menghindari rebutan tahta raja dua anak laki-laki Airlangga, usai menerima nasehat dari Mpu Bharada.

Anak Airlangga bernama Sri Samarawijaya mendapatkan kerajaan barat bernama Panjalu yang berpusat di kota baru, Daha. Sementara putra yang bernama Mapanji Garasakan mendapatkan kerajaan timur yang bernama Jenggala, yang berpusat di kota lama yaitu Kahuripan.

Namun selanjutnya tak ada yang jelas menyebut, bagaimana kerajaan dipecah dan menjadi beberapa bagian. Perkembangannya hanya dua kerajaan yang sering disebut yakni Kediri atau Panjalu dan Jenggala.

Baca juga: Kisah Pertarungan Panjalu dan Jenggala setelah Raja Airlangga Turun Tahta

Awal mulanya bahkan nama Panjalu atau Pangjalu memang lebih sering dipakai daripada nama Kediri. Hal ini dapat dijumpai dalam prasasti - prasasti yang diterbitkan oleh raja-raja Kediri. Di buku "Babad Tanah Jawi" tulisan Soedjipto Abimanyu, dikisahkan nama Panjalu juga dikenal sebagai Pu-chia-lung-lung dalam kronik Cina berjudul Ling Wai Tai Ta.

Wilayah Kerajaan Kediri adalah bagian selatan Kerajaan Kahuripan. Tak banyak yang diketahui peristiwa di masa-masa awal Kerajaan Kediri. Konon saat itu, Raja Kameswara menikah dengan Dewi Kirana, putri Kerajaan Jenggala. Dengan demikian, akhirnya Janggala kembali dipersatukan dengan Kediri.

Baca juga: Kisah Airlangga Balaskan Dendam Kematian Mertua dan Kerajaan Mataram Akibat Serangan Sekutu Sriwijaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Pesona Keindahan...
Melihat Pesona Keindahan Kediri lewat Kayuhan Sepeda
Ajoeba Wartabone, Pejuang...
Ajoeba Wartabone, Pejuang Indonesia Timur yang Gelorakan Persatuan di Awal Republik
Kudeta Kekuasaan, Cerita...
Kudeta Kekuasaan, Cerita Sejarah Perjalanan Kerajaan Singasari hingga Disatukan Wisnuwardhana
Jejak Airlangga pada...
Jejak Airlangga pada Pendirian Kerajaan Jenggala dan Kediri
Kisah Pemberontakan...
Kisah Pemberontakan Ken Arok Sempat Terendus, Tapi Gagal Dicegah
Kisah Mpu Gandring,...
Kisah Mpu Gandring, Pembuat Keris Sakti yang Mengutuk Ken Arok
Rupiah Cetak Rekor Terlemah...
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Rp17.700 per Dolar AS, Pertama Kalinya dalam Sejarah Indonesia
Budayawan Denny JA Publikasikan...
Budayawan Denny JA Publikasikan 8 Buku Puisi Esai tentang Luka Sejarah
Dinding Bisu Kekuasaan
Dinding Bisu Kekuasaan
Rekomendasi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved