Bupati Sleman: Era Milenial Perempuan Bisa Aktualisasikan Diri lewat Karya
Rabu, 21 April 2021 - 06:29 WIB
loading...
Tari kebyar ditampilkan saat gelar dialog budaya dan seni di pendopo rumah dinas bupati Sleman, Selasa (20/4/2021). Foto SINDOnews
A
A
A
SLEMAN - Bupati Sleman Kustini mengatakan perempuan di era milenial memiliki kesempatan yang luas dalam mengaktualisasikan dirinya melalui berbagai karya. Kesempatan ini didukung dengan perkembangan teknologi yang bisa diakses oleh setiap orang.
"Kemudahan akses internet dan teknologi, membuat perempuan di era milennial ini semakin bebas berkarya," kata Kustini saat dialog budaya dan gelar seni bertema ‘Nyalakan Api Semangat Kartini, Visi Generasi Milenial’ di pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (20/4/2021). Baca juga: Kartini, Emansipasi dan Pendidikan Antikekerasan
Selain itu melalui literasi, generasi milenial juga dapat memiliki banyak ide dan pemikiran-pemikiran brilian sehingga mampu terus berkarya di bidang yang ditekuni. Menurut Kustini dalam mengaktualisasikan diri, perempuan dapat menjadikan sosok Kartini sebagai role model.
"Salah satu hal yang positif dari sosok Kartini yang patut dicontoh dan memang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari pada saat ini, yakni Kartini adalah seorang penggila aktivitas literasi," jelasnya. Baca juga: Mengenal Fransisca Fanggidaej, Perempuan Pejuang asal NTT yang Terlupakan
Penghageng Tepas Tandha Yekti Keraton Yogyakarta, GKR Hayu menjelaskan, di era saat ini, perempuan bukan dituntuk untuk mewujudkan kesetaraan gender namun juga harus mampu menunjukkan keahlian dan ketrampilannya. Sehingga diperlukan komitmen bersama. Selain dialog, dalam acara tersebut juga ditampilkan berbagai jenis kebaya nusantara dan tari Kebyar.
"Kemudahan akses internet dan teknologi, membuat perempuan di era milennial ini semakin bebas berkarya," kata Kustini saat dialog budaya dan gelar seni bertema ‘Nyalakan Api Semangat Kartini, Visi Generasi Milenial’ di pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (20/4/2021). Baca juga: Kartini, Emansipasi dan Pendidikan Antikekerasan
Selain itu melalui literasi, generasi milenial juga dapat memiliki banyak ide dan pemikiran-pemikiran brilian sehingga mampu terus berkarya di bidang yang ditekuni. Menurut Kustini dalam mengaktualisasikan diri, perempuan dapat menjadikan sosok Kartini sebagai role model.
"Salah satu hal yang positif dari sosok Kartini yang patut dicontoh dan memang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari pada saat ini, yakni Kartini adalah seorang penggila aktivitas literasi," jelasnya. Baca juga: Mengenal Fransisca Fanggidaej, Perempuan Pejuang asal NTT yang Terlupakan
Penghageng Tepas Tandha Yekti Keraton Yogyakarta, GKR Hayu menjelaskan, di era saat ini, perempuan bukan dituntuk untuk mewujudkan kesetaraan gender namun juga harus mampu menunjukkan keahlian dan ketrampilannya. Sehingga diperlukan komitmen bersama. Selain dialog, dalam acara tersebut juga ditampilkan berbagai jenis kebaya nusantara dan tari Kebyar.
(don)
Lihat Juga :