Siloam Hospitals Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Perawatnya

loading...
Siloam Hospitals Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Perawatnya
JT ditetapkan oleh Polrestabes Palembang menjadi tersangka penganiayaan terhadap Christina Ramauli (27), perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan. Foto/iNews TV/Guntur
BANDUNG - Siloam Hospitals meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku penganiayaan terhadap salah seorang perawatnya di RS Siloam Sriwijaya , Palembang, Sumatera Selatan.

Baca juga: Polisi Tetapkan Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya Jadi Tersangka

Siloam Hospitals menyesalkan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku yang juga keluarga pasien itu. Oleh karenanya, Siloam Hospitals berharap, pelaku ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Baca juga: Pegawai RS Siloam Palembang Dianiaya Keluarga Pasien

"Tenaga perawat dan kesehatan lainnya merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan," ujar Direktur RS Siloam Sriwijaya Palembang, Bona Fernando dalam keterangan resminya, Jumat (16/4/2021).



Menurutnya, tenaga kesehatan perlu mendapatkan apresiasi yang tinggi sehubungan dengan fungsinya yang vital dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik bagi pasien dan masyarakat yang sehat dan produktif.

Bona menyatakan, Siloam Hospitals berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada pasien. Oleh karenanya, Siloam Hospitals berupaya keras untuk menciptakan dan menjaga lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi tenaga kesehatan, agar dapat bekerja optimal dalam melayani pasien.

"Siloam Hospitals menyesali tindakan kekerasan yang ditujukan kepada perawat di Siloam Sriwijaya. Kekerasan terhadap tenaga kesehatan adalah tindakan yang tidak dapat ditolerir," tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Siloam Hospitals telah menyerahkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Pihaknya berharap, peristiwa kekerasan tersebut dapat diusut tuntas oleh pihak kepolisian.

"Serta menindak pelaku kekerasan kepada perawat kami dengan tegas sesuai hukum yang berlaku," tegasnya lagi.



Bonar juga menyampaikan harapannya agar masyarakat turut mendoakan korban kekerasan tersebut, agar dapat pulih seperti sedia kala.

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk menghargai semua tenaga kesehatan yang berjuang memberikan pelayanan kepada pasien di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya," imbaunya.

Diketahui, peristiwa penganiayaan tersebut persis terjadi di dalam Rumah Sakit Siloam Sriwijaya ruangan IPD 6 kamar 6026. Dari video yang beredar luas dan viral, pelaku berbadan besar dan berkepala plontos yang kini sudah ditangkap polisi itu menganiaya seorang perawat perempuan tanpa ampun.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top