BPK Diminta Profesional Audit Kerugian Negara RS Batua

Minggu, 04 April 2021 - 20:31 WIB
loading...
BPK Diminta Profesional...
Kondisi bangunan RS Batua yang dinilai salah kontruksi oleh pihak kepolisian. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAKASSAR - Badan Pekerja Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi menganggap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI cenderung mengulur-ulur waktu menyerahkan hasil audit kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Batua ke Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel .

Wakil Ketua ACC Sulawesi, Anggareksa menyatakan seharusnya BPK bisa bersikap profesional untuk mendukung pemberantasan korupsi, sinergitas antara pihak kepolisian harus paripurna, agar pengungkapan dalang di balik kasus rasuah di Sulsel bisa segera diketahui.

"Saya kira sudah terlalu lama (audit) itu dilakukan BPK. BPK harus profesional dan mendukung pemberantasan korupsi, audit kerugian negara terhadap Rumah Sakit Batua Makassar," ungkap Anggareksa, Minggu, (4/4/2021).

Baca Juga: Polda Sulsel Didesak Tetapkan Tersangka Korupsi RS Batua

Sebelumnya, Kasubag Humas dan TU BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Wira Alamsyah tidak yang dikonfirmasi seolah irit bicara terkait progres perhitungan kerugian negara oleh pihaknya. "Sekarang dalam tahap penyelesaian laporan," ucapnya belum lama ini.

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel , Kompol Fadli menyatakan pihaknya masih tetap menunggu audit BPK terkait kerugian negara dari proyek RS tipe C yang berlokasi di Jalan Abd Dg Sirua, Kecamatan Panakkukang, dimana diketahui sudah hampir dua tahun pembangunannya mangkrak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasat-Kanit Narkoba...
Kasat-Kanit Narkoba Polres Toraja Terjerat Narkoba, Polri: Tak Ada Toleransi
Tim DVI Polri Lakukan...
Tim DVI Polri Lakukan Identifikasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Kasus Seragam DPRD Papua Barat Daya Diusut Tuntas
Duh, Perjalanan Dinas...
Duh, Perjalanan Dinas dan Rapat Inspektorat Lebak ke Garut Jadi Temuan BPK
3 Bos Skincare di Makassar...
3 Bos Skincare di Makassar Akhirnya Ditahan, Mira Hayati Tak Lagi Glamor
Heboh Konten Biaya Masuk...
Heboh Konten Biaya Masuk Akpol 2025, Direktur dan 2 Karyawan Bimbel Ditahan Polisi
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Fahri Bachmid: Secara...
Fahri Bachmid: Secara Konstitusional Lembaga Audit dan Declare Final Kerugian Keuangan Negara adalah BPK
Rekomendasi
Amerika Serikat vs Belgia:...
Amerika Serikat vs Belgia: Setan Merah Siap Pulangkan Tuan Rumah Terakhir?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved