Cerita Miris Gadis Cantik Asal Bandung, Dijual Orang Tuanya untuk Layanan Seks Sadis

Rabu, 10 Maret 2021 - 07:56 WIB
loading...
Cerita Miris Gadis Cantik Asal Bandung, Dijual Orang Tuanya untuk Layanan Seks Sadis
Satreskrim Polres Kediri Kota, berhasil mengungkap protitusi yang melibatkan anak-anak dari Bandung, Jawa Barat. Foto/iNews TV/Afnan Subagio
A A A
KEDIRI - Sungguh miris cerita gadis cantik asal Bandung, Jawa Barat, berinisial TW. Gadis yang baru berusia 15 tahun itu, harus kehilangan keceriaan di masa remajanya yang indah. Dia merelakan kehormatannya direnggut untuk melayani pria-pria hidung belang.

Baca juga: Pembunuhan Gadis di Hotel Kediri, Menguak Fakta Pasutri Jual Anak untuk Layanan Seks 3 Kali Sehari

Lebih memilukannya lagi, kegadisan TW direnggut oleh pria-pria hidung belang atas penawaran dari kedua orang tuanya. Di usianya yang masih belia, TW dibawa dari hotel ke hotel untuk menjadi pemuas napsu bejat lelaki hidung belang.



Tidak main-main, TW setia harinya dipaksa melayani tiga pria hidung belang . Jumlah tersebut akan bertambah ketika akhir pekan. Laki-laki yang dilayaninya dengan kedok layanan pijat bisa lebih dari tiga orang.

Baca juga: 6 Hektare Hutan di Kawasan Lanud Hang Nadim Dibakar Orang, Asapnya Ganggu Penerbangan

Kelakuan bejat kedua orang tua TW ini terungkap, setelah Satreskrim Polres Kediri Kota mengungkap kasus pembunuhan gadis belia asal Bandung, Jawa Barat, berinisial MY (16) di kamar 421 Hotel Lotus Garden Kota Kediri, yang terjadi pada akhir bulan Februari 2021 lalu.

Satreskrim Polres Kediri Kota, berhasil mengungkap adanya bisnis prostitusi online yang dijalankan oleh pasangan suami istri (Pasutri) berinisial DK dan NK. Pasutri ini tega menjual TW yang merupakan anak sulung dari tujuh bersaudara, demi bisa membayar utang.

Baca juga: Partai Demokrat Jatim Kecolongan, Emil Akui Kadernya Ikut KLB untuk Kudeta AHY

Gadis cantik itu, sengaja didatangkan langsung dari Bandung, lalu dijual untuk layanan seks kepada pria hidung belang. DK dan Nk tega menjual buah hatinya sendiri, demi pelunasan utang pribadi.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1453 seconds (11.210#12.26)