Salah Paham, Polsek Dawarblandong Mojokerto Digeruduk Pendekar PSHT

Jum'at, 22 Januari 2021 - 23:12 WIB
loading...
Salah Paham, Polsek...
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriyadi saat berkomunikasi dengan salah satu petinggi perguruan silat PSHT di halaman Mapolsek Dawarblandong. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A A A
MOJOKERTO - Ratusan pendekar dari perguruan silat terkemuka menggeruduk Mapolsek Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Kedatangan mereka, dipicu adanya misinformasi terkait kasus penganiayaan yang menimpa salah satu anggota perguruan pencak silat itu.

Baca juga: Longsor Sumedang, Ditreskrimsus Polda Jabar Cium Aroma Pelanggaran Pendirian Perumahan

Ratusan pendekar pencak silat dari perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ini, mendatangi Mapolsek Dawarblandong, sekitar pukul 20.00 WIB. Dengan mengendarai motor, ratusan pendekar yang dikabarkan berasal dari wilayah Kabupaten Lamongan, ini langsung memadati wilayah sekitaran Mapolsek.

Namun ratusan massa ini tak sampai masuk ke halaman Mapolsek. Itu setelah petugas kepolisian dibantu aparat TNI Kodim 0815 berupaya menghentikan massa sekitar 50 meter dari kantor polisi. Ratusan massa dilokalisir petugas di simpang empat Jalan Mayjen Sungkono, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong.



Kedatangan ratusan pendekar Mapolsek Dawarblandong ini dipicu salah paham yang beredar. Berawal dari satu orang anggota PSHT yang menjadi korban pemukulan. Adalah Darmadi (34), warga asal Kabupaten Magetan, yang tinggal di Dusun Sudo, Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sampaikan Aspirasi Damai,...
Sampaikan Aspirasi Damai, Corong Rakyat: Demo Boleh, Anarkis Jangan
Massa Aksi Geruduk BPN...
Massa Aksi Geruduk BPN Jaktim, Desak Berantas Mafia Tanah
Tangani Laporan Perusakan...
Tangani Laporan Perusakan Pos Satgas TNTN, Polda Riau Pastikan Proses Hukum Berjalan
Situasi di Yalimo Telah...
Situasi di Yalimo Telah Kondusif, Kondisi 6 Prajurit TNI Membaik
Identitas Perempuan...
Identitas Perempuan yang Dimutilasi di Mojokerto Terungkap, Polisi Buru Pacar Korban
Jam Tangan Richard Mile...
Jam Tangan Richard Mile Rp11,7 Miliar Milik Sahroni Dikembalikan Penjarah, Begini Ceritanya
Gudang di Sibolga Dijarah...
Gudang di Sibolga Dijarah Massa, Bos Bulog: Kami Memahami Dinamika di Lapangan
Ini 5 Prosedur Terbaru...
Ini 5 Prosedur Terbaru Polri dalam Penanganan Demo, Tak Boleh Reaktif
Aksi Tolak Penggusuran...
Aksi Tolak Penggusuran Pasar Burung Barito 
Rekomendasi
Ajang Lari Bertajuk...
Ajang Lari Bertajuk Pancasakti Run 2026 Sediakan Tiket Menuju World Marathon Majors
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Mengapa Muharram Menjadi...
Mengapa Muharram Menjadi Bulan Pertama Tahun Hijriah? Ini Sejarah dan Keistimewaannya
Berita Terkini
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved