Unggahan Foto Berpakaian PSHT Jadi Pemicu Pelajar SMK di Malang Dikeroyok Oknum Pesilat
Jum'at, 13 September 2024 - 15:32 WIB
loading...
Alfin Syafiq Ananta (17) pelajar kelas XI SMK swasta di Kota Malang akhirnya meninggal dunia usai dikeroyok oleh 10 orang oknum anggota Perguruan Setia Hati Terate (PSHT). Foto/Avirista Aris Midaada
A
A
A
MALANG - Alfin Syafiq Ananta (17) pelajar kelas XI SMK swasta di Kota Malang akhirnya meninggal dunia usai dikeroyok oleh 10 orang oknum anggota Perguruan Setia Hati Terate (PSHT) . Polisi pun melakukan penyelidikan dan telah menetapkan 10 orang tersangka, di mana 6 orang di antaranya berstatus anak di bawah umur.
Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih menyatakan pengeroyokan ini bermula ketika korbannya mengaku sebagai salah satu anggota PSHT. Padahal, secara status korban Alfin ini tidak pernah menjadi anggota atau warga PSHT secara resmi.
Baca juga: 10 Oknum Anggota PSHT Jadi Tersangka Pengeroyokan Pelajar SMK, 6 Anak di Bawah Umur
"Korban ini tidak pernah menjadi warga PSHT yang resmi dengan menggunakan atribut yang menggunakan logo perguruan silat," ujar Kompol Imam saat rilis di Mapolres Malang, Kepanjen, Malang, Jumat (12/9/2024).
Korban dianiaya di dua lokasi berbeda oleh total 10 orang tersangka. Mereka mengajak korbannya bertemu di suatu tempat dan terjadi dua kali peristiwa penganiayaan secara bersama-sama.
Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih menyatakan pengeroyokan ini bermula ketika korbannya mengaku sebagai salah satu anggota PSHT. Padahal, secara status korban Alfin ini tidak pernah menjadi anggota atau warga PSHT secara resmi.
Baca juga: 10 Oknum Anggota PSHT Jadi Tersangka Pengeroyokan Pelajar SMK, 6 Anak di Bawah Umur
"Korban ini tidak pernah menjadi warga PSHT yang resmi dengan menggunakan atribut yang menggunakan logo perguruan silat," ujar Kompol Imam saat rilis di Mapolres Malang, Kepanjen, Malang, Jumat (12/9/2024).
Korban dianiaya di dua lokasi berbeda oleh total 10 orang tersangka. Mereka mengajak korbannya bertemu di suatu tempat dan terjadi dua kali peristiwa penganiayaan secara bersama-sama.
Lihat Juga :