Kapolda: Tak Ada Tempat bagi Kelompok Intoleran dan Premanisme di Jateng

Rabu, 30 Desember 2020 - 18:19 WIB
loading...
Kapolda: Tak Ada Tempat...
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memberikan keterangan pers dalam rilis akhir tahun 2020 Polda Jateng, Rabu (30/12/2020). Foto: SINDONews/Ahmad Antoni
A A A
SEMARANG - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi menjadikan isu radikalisme, terorisme dan premanisme sebagai perhatian khusus bagi semua jajarannya di daerah itu.

“Tidak ada tempat bagi radikalisme, terorisme, dan premanisme di Jawa Tengah," kata Kapolda Jateng saat rilis akhir tahun 2020 Polda Jawa Tengah di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Semarang, Rabu (30/12/2020). (Baca Juga: Densus 88 Temukan 12 Lokasi Pelatihan Jamaah Islamiyah di Jateng)

Ahmad Luthfi mengatakan bahwa kelompok intoleran selama ini selalu menganggap musuh terhadap orang-orang yang dinilai beda pemahaman. “Intoleran ini kalau beda dianggap musuh. Naik jadi radikal kalau bisa mengganti dasar negara, naik jadi teroris kalau sudah menggunakan alat," tegasnya.

Sebab itu, pihaknya juga telah mengingatkan kepada semua Kapolres untuk tidak memberi tempat bagi kelompok intoleran hingga premanisme tersebut. (Baca Juga: Jam Malam Diberlakukan, Ratusan Kendaraan Terjebak Macet di Batas Kota Sidoarjo)

Menurutnya, tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok intoleran ini memang sulit diidentifikasi jika belum ada perbuatan yang dilakukan. “Kalau belum ada perbuatannya bukan tindak pidana. Kalau sudah ada wujud perbuatan, sudah masuk pidana," kata jenderal bintang dua ini. (Baca Juga: Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Lembah Anai, Minibus Terjun ke Jurang)

Oleh karena itu, guna menangkal segala bentuk radikalisme, terorisme dan premanisme, Kapolda mengatakan, Bhabinkamtibmas menjadi leading sector untuk melakukan upaya pembinaan.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kronologi Mobil Pelat...
Kronologi Mobil Pelat Luar Jakarta Dipalak Bang Jago di Kebon Kacang Tanah Abang
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Manajemen RRI Bogor...
Manajemen RRI Bogor Polisikan OTK yang Masuk Area Pemancar Parung Serab Depok
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi...
Pemuda Bogor Gelar Deklarasi Peduli Kondusifitas dan Tolak Keras Radikalisme
Sekolah Damai di Bali,...
Sekolah Damai di Bali, BNPT Cegah Paparan Ideologi Intoleran
Guru Besar UIN Syekh...
Guru Besar UIN Syekh Nurjati: Waspadai Politik Adu Domba Berkedok Agama di Medsos
Soal Surat Kadin China...
Soal Surat Kadin China ke Prabowo, DPR Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi
Densus Ungkap 247 Anak...
Densus Ungkap 247 Anak Terpapar Radikalisme dan Kekerasan Sepanjang 2026
Premanisme Marak di...
Premanisme Marak di Tanah Abang, Pramono: Tak Ada Kompromi untuk Premanisme
Rekomendasi
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Jemaah Gelombang Kedua...
Jemaah Gelombang Kedua Tiba di Madinah, Wamenhaj Dahnil Minta KKHI Siaga Penuh
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved