Meresahkan Warga, Petugas Amankan Pengemis dan Pemulung
Senin, 11 Mei 2020 - 11:43 WIB
loading...
Para petugas gabungan mengamankan pengemis dan pemulung karena meresahkan warga. Foto SINDOnews
A
A
A
PRABUMULIH - Setelah sempat diwarnai aski kejar-kejaran antara petugas gabungan dengan pengemis dan pemulung yang ada di sepanjang jalan Jederal Sudirman Kota Prabumulih, Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya petugas tetap membawa dan mendata mereka agar tidak mengemis dan memulung di tengah wabah Covid-19 yang tengah melanda saat ini.
Pemerintah sendiri, sejauh telah memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warganya yang tidak mampu agar tidak melakukan aktifitas di luar rumah yang bisa membahayakan diri mereka sendiri dan orang lain, mengingat kota Prabumulih masuk kategori zona merah penyebaran virus Covid-19, dengan transmisi lokal.
“Kita minta yang dari luar Prabumulih untuk tidak mengemis dan memulung di daerah kita. Bagi warga kita, jika masih mengulangi akan langsung dikirim ke rusunawa,” ujar Elman, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, kepada wartawan disela-sela kegiatan, Senin (11/05/2020).
Sebelumnya, lanjut Elman, pihaknya mendapatkan keluhann dari warga mengenai keberadaan pemulung dan pengemis yang dalam aktifitasnya membawa serta anak dan balitanya tanpa menggunakan masker.
Informasi yang didapat dari petugas dilapangan, ada ratusan pengemis dan pemulung yang ada saat ini. Dan itu bukan hanya dari Kota Prabumulih, tetapi ada juga dari kabupaten dan kota tetangga.
Pemerintah sendiri, sejauh telah memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warganya yang tidak mampu agar tidak melakukan aktifitas di luar rumah yang bisa membahayakan diri mereka sendiri dan orang lain, mengingat kota Prabumulih masuk kategori zona merah penyebaran virus Covid-19, dengan transmisi lokal.
“Kita minta yang dari luar Prabumulih untuk tidak mengemis dan memulung di daerah kita. Bagi warga kita, jika masih mengulangi akan langsung dikirim ke rusunawa,” ujar Elman, Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, kepada wartawan disela-sela kegiatan, Senin (11/05/2020).
Sebelumnya, lanjut Elman, pihaknya mendapatkan keluhann dari warga mengenai keberadaan pemulung dan pengemis yang dalam aktifitasnya membawa serta anak dan balitanya tanpa menggunakan masker.
Informasi yang didapat dari petugas dilapangan, ada ratusan pengemis dan pemulung yang ada saat ini. Dan itu bukan hanya dari Kota Prabumulih, tetapi ada juga dari kabupaten dan kota tetangga.
Lihat Juga :