Geger, 627 Narapidana Lapas Kerobokan Bali Reaktif COVID-19

loading...
Geger, 627 Narapidana Lapas Kerobokan Bali Reaktif COVID-19
Petugas melakukan swab test kepada narapidana, tahanan dan petugas di Lapas Kerobokan, Badung, Bali. Foto/Ist
DENPASAR - Kluster COVID-19 di Lapas Kerobokan, Badung, Bali bertambah menyusul ditemukannya 627 narapidana (napi) yang reaktif virus Corona. Tak cuma itu, enam petugas Lapas juga dinyatakan reaktif COVID-19.

"Jumlah itu kita dapat dari hasil rapid test," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Hukum dan HAM Wilayah Bali Suprapto, Kamis (22/10/2020). (Baca juga: Puluhan Napi Reaktif COVID-19, Lapas Kerobokan Lockdown)

Dia menjelaskan, rapid test digelar tiga hari berturut-turut pada 19-21 Oktober 2020. Sebanyak 1.294 narapidana dan tahanan menjalani rapid test. Sedangkan petugas Lapas ada 36 orang. (Baca juga: Bye bye, Senyum Sumringah Pembunuh Polisi di Bali ketika Dideportasi)

Setelah dinyatakan reaktif, 627 napi dan 6 petugas yang reaktif menjalani swab test sejak Rabu sore (21/10/2020) dan dilanjutkan hari ini.

Untuk hasilnya masih menunggu dari Dinas Kesehatan Badung. "Yang terkonfirmasi positif nantinya akan dikirim ke rumah sakit atau tempat karantina," ujar Suprapto.



Karena keterbatasan tempat di penjara, napi yang reaktif tetap membaur dengan napi lainnya di sel mereka semula.

Hingga kini, Lapas Kerobokan masih melakukan lockdown dengan tidak menerima tahanan yang dikirim dari kepolisian dan kejaksaan. Kunjungan atau besuk juga ditiadakan.
(shf)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top