1.000 Masjid Terima Bantuan Operasional dari Lazismu dan BPKH Yogyakarta

loading...
1.000 Masjid Terima Bantuan Operasional dari Lazismu dan BPKH Yogyakarta
Sebanyak 1.000 masjid di berbagai provinsi menerima bantuan dari Lazismu disaat Pandemi COVID-19.(Foto/Ist)
YOGYAKARTA - Sebanyak 1.000 masjid di berbagai provinsi menerima bantuan dari Lazismu disaat Pandemi COVID-19.Masjid-masjid itu berada di di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, hingga Banten.

Lazismu sebagai bagian dari gerakan masyarakat sipil (civil society) ikut merespons dan mengambil sikap dalam mendukung program nasional.

Diantaranya program mendukung penanggulangan pandemi Covid-19 yang dilakukan oleh Muhammadiyah dengan mendirikan Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). (BACA JUGA: Inovasi Perajin Batik Mengatasi Dampak Pandemi)

Melalui MCCC, kemudian Muhammadiyah mengeluarkan Surat Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 24 Maret 2020 mengenai Tuntunan Ibadah dalam Kondisi Darurat Covid-19.

Di mana, didalamnya mengatur pembatasan kegiatan di dalam masjid, sehingga kondisi ini berimbas terhadap peran dan fungsi masjid. Pasalnya, ibadah salat Jumat ditiadakan selama pandemi Covid-19.



Tentu saja, hal ini memengaruhi tata kelola keuangan masjid. Oleh karena itu, Lazismu bersama Badan Pelaksana Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia merespon dalam bentuk program bantuan operasional untuk masjid yang terdampak Covid-19 di Indonesia.

Program ini dilakukan secara serempak. Penyalurannya dilaksanakan pada 14 Oktober 2020, di 10 provinsi dengan kasus Covid-19 terbesar se-Indonesia yang dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat dan pengelola masjid. (BACA JUGA: Neraca Perdagangan Surplus Indikasi Ekonomi RI Bisa Bertahan?)

Atas terlaksananya program ini, Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., menyampaikan apresiasinya. Diakuinya, Lazismu merasa terhormat karena telah dipilih menjadi salah satu mitra kemaslahatan BPKH.



“Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional yang juga sebagai mitra kemaslahatan, mengapresiasi program ini. Kami merasa terhormat telah dipercaya oleh BPKH sebagai salah satu lembaga yang menyalurkan dana kemaslahatan ini kepada masyarakat luas," kata Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.Ddalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2020)

Atas kerjasama ini, Lazismu bukan hanya dapat meningkatkan kinerja bagian-bagian zakat, tetapi juga dapat menjangkau penerima manfaat di berbagai provinsi se-Indonesia, yang sebelumnya belum tersentuh oleh Lazismu. (BACA JUGA: No Settingan, No Kaleng-Kaleng! Orderan Kebab Durian Meroket Usai Dikunjungi Bobby)

Hilman juga menambahkan bahwa dengan terlibatnya dalam program ini, Lazismu menjadi lebih sistematis dalam merancang program-programnya.

Diketahui, prograrm bantuan ini merupakan pemberian bantuan operasional masjid. Seperti dana tunai untuk operasional masjid dan bantuan honor untuk pengurus. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan melibatkan berbagai kelompok dan komunitas di 10 provinsi tersebut.
(vit)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top