Ungkap Misteri CD Sering Hilang, Polres Cianjur-Polsek Ciranjang Lakukan Penyelidikan

loading...
Ungkap Misteri CD Sering Hilang, Polres Cianjur-Polsek Ciranjang Lakukan Penyelidikan
Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai didampingi Kasatres Narkoba Iptu Ali Jupri. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
CIANJUR - Kasus misteri hilangnya puluhan celana dalam (CD) perempuan milik warga Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi perhatian serius Polres Cianjur.

Meski kasus tersebut tak dilaporkan ke polisi dalam hal ini Polsek Ciranjang, namun Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai langsung memerintahkan personel Unit Reskrim Polsek Ciranjang dibantu Satreskrim Polres Cianjur melakukan penyelidikan untuk mengungkapkan tuntas kasus tersebut. (BACA JUGA:CD Sering Hilang, Warga Cianjur Tak Berani Jemur Pakaian di Depan-Belakang Rumah)

"Kami, penyidik Polres Cianjur dan Polsek Ciranjang, sudah melakukan melakukan penyelidikan terhadap perkara ini," kata Kapolres Cianjur AKBP M Rifai kepada SINDOnews melalui telepon, Rabu (30/9/2020). (BACA JUGA:Pascademo Pedagang, Pemkot Bandung Akhirnya Cabut Buka Tutup Jalan Ottista)

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, resah dan tak berani menjemur pakaian dalam perempuan di jemuran depan dan belakang rumah. Pasalnya, celana dalam (CD) milik warga kerap hilang digondol orang tak dikenal. (BACA JUGA:Ditres Narkoba Polda Jabar Ringkus 3 Kurir Narkotika dan Amankan 1 Kg Sabu)



Imas Rodiah, warga Desa Kertajaya mengatakan, semula warga tak menyadari telah kehilangan celana dalam. Kasus ini baru heboh setelah banyak warga yang merasa kehilangan celana dalamnya ketika banyak ditemukan CD di masjid.

"Awalnya nggak ngeh hilang daleman (celana dalam)nya. Tapi ngeh pas ketemu (ditemukan banyak CD) di bak masjid," kata Imas, Rabu (30/9/2020).

Imas mengemukakan, selain di dalam kamar mandi masjid, warga menemukan banyak celana dalam dengan kondisi lusuh di tempat lain. Ketika itu, warga langsung membakarnya agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.



"Waktu dulu juga banyak dibakar sama bu haji sampai 30 biji. Semua (celana dalam itu) punya warga. Dulu juga (warga) tidak sadar (celana dalamnya) hilang," ujar dia.

Warga, tutur Imas, tidak mencurigai seseorang yang diduga mencuri celana dalam. Dugaan sementara pelaku merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). "Tidak ada warga mencurigai. Mungkin orang gila, tapi sekarang kok banyak kejadian (celana dalam hilang)," tutur Imas.

Meski telah kehilangan CD, namun warga Desa Kertajaya tak melaporkan kejadian ini ke polisi. Warga lebih memilih berhati-hati menjemur pakaian dalam mereka.
(awd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top