Pencarian Libatkan 2 Helikopter, Plh Sekda Sarmi Belum Ditemukan

loading...
Pencarian Libatkan 2 Helikopter, Plh Sekda Sarmi Belum Ditemukan
Basarnas dan TNI melakukan mencari keberadaan Plh Sekda Kabupaten Sarmi, Falvius Yaas yang hilang usai speedboat yang ditumpangi terbalik di perairan Pulau Liki, Sarmi, Papua pada Minggu (11/4/2020). Foto/Basarnas Jayapura
JAYAPURA - Basarnas Jayapura terus melakukan pencarian terhadap Pelaksana Harian (Plh) Sekda Kabupaten Sarmi, Falvius Yaas yang hilang setelah kapal speedboat yang ditumpangi terbalik di perairan Pulau Liki, Sarmi, Papua pada Minggu (11/4/2020).

Pencarian dilakukan dengan melibatkan 2 unit helikopter dari swasta dan TNI AD. Kedua helikopter bergantian menyisir di kawasan titik tenggelamnya speedboat dan sekitar Pulau Liki. (Baca juga: Speedboat Terbalik di Perairan Utara Sarmi Papua, Sekda Belum Ditemukan)

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Jayapura, Zainul Thahar kepada awak media mengatakan, seluruh potensi SAR meliputi TNI AL, Polair, Basarnas dengan perkuatan tim dari Jayapura, BPBD Sarmi, RAPI dan warga Sarmi bahu-membahu mencari keberadaan Plh Sekda Sarmi baik melalui laut dan udara.

"Pasukan SAR melibatkan sekitar 100 lebih orang, termasuk dengan dua helikopter jenis Bell 206 L PK IWD milik PT Intan Angkasa dari Timika yang membantu proses pencarian," jelas Zainul Selasa (14/4/2020) sore.



Selanjutnya, kata Zainul, upaya pencarian juga mengerahkan Heli Bell 412 HA 5155 take off dari Bandara Mararena menuju titik lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Helikopter itu ditumpangi 1 pilot, 1 copilot dan 4 tim rescue.

"Jadi pencarian dilakukan dari pagi, dan siang dengan heli tersebut. Namun belum membuahkan hasil," katanya.

Sementara tim bawah dengan menggunakan 24 perahu dan 1 kapal bergerak menyisir perairan sepanjang Pulau Liki dan perairan Sarmi. Namun hingga batas waktu operasi pencarian, keberadaan Plh Sekda Sarmi belum juga ditemukan.



"Belum membuahkan hasil. Arah angin laut berubah-ubah, dengan tinggi gelombang 1-1,5 meter. Memang sedikit kendala kalau pencarian dari laut. Tapi kita akan terus lakukan operasi pecarian sampai 7 hari. Ini kurang 4 hari," katanya.

Rencananya, pencarian akan kembali dilanjutkan hari ini, Rabu (15/4/2020) mulai sekitar pukul 07.00 WIT hingga pukul 17.00 WIT.

Musibah terbaliknya speed boat berpenumpang 4 orang, termasuk Plh Sekda Kabupaten Sarmi, Falvius Yaas terjadi usai berangkat dari Sarmi ke sekitar Pulau Liki. Namun dalam perjalanan, speed boat dihantam gelombang tinggi hingga terbalik dan tenggelam. Tiga warga berhasil selamat namun Plh Sekda Sarmi hilang dalam masih dalam pencarian hingga saat ini.
(shf)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top