Pemkab Enrekang Jamin Pemenuhan Kebutuhan Difabel dalam Pembangunan
Rabu, 02 September 2020 - 16:19 WIB
loading...
Suasana Talkshow Milad perdana atau ke-1 Ikatan Difabel Enrekang (IDE). Foto: Sindonews/Aris Bafauzi
A
A
A
ENREKANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang , berkomitmen untuk menjamin pemenuhan kebutuhan difabel dalam setiap pembangunan yang digalakkan saat ini.
Hal tersebut dibahas pada talkshow Milad perdana atau ke-1 Ikatan Difabel Enrekang (IDE) yang digelar di Villa Bambapuang. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Sosial Budaya dan Pemerintahan Bappeda-Litbang Muhammad Aries Yasin.
Baca Juga: IDE Institut Harap Sarana dan Prasarana di Enrekang Ramah Difabel
"Salahsatu visi misi Enrekang Emas dan program prioritas Pemda adalah pembangunan inklusi. Dimana kita mendorong keterlibatan, keadilan, kemudahan akses dan pemenuhan hak difabel tanpa diskriminasi," ujar Aries, Rabu (2/9/2020).
Aries mencontohkan, pembangunan kawasan wisata Swiss di Kelurahan Juppandang Kecamatan Enrekang , yang menyiapkan jalur guiding block atau ubin taktil bagi penderita tunanetra atau buta. Apalagi dalam 8 arah kebijakan pembangunan tahun 2021, Pemkab Enrekang memasukkan pemberdayaan disabilitas sebagai salah satu prioritas.
"Memang telah kita masukkan dalam prioritas kebijakan pembangunan Pemkab Enrekang 2021. Dan kawasan wisata Swiss yang telah diresmikan juga telah diterapkan sarana dan prasarana ramah difabel," tambahnya.
Sementara dari segi Kepemudaan dan Pariwisata, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata (Dispopar) Enrekang , Andi Zulkarnain menambahkan Dispopar mendukung pengakuan, peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan kaum difabel melalui sejumlah program.
Hal tersebut dibahas pada talkshow Milad perdana atau ke-1 Ikatan Difabel Enrekang (IDE) yang digelar di Villa Bambapuang. Penegasan tersebut disampaikan Kepala Bidang Ekonomi Sosial Budaya dan Pemerintahan Bappeda-Litbang Muhammad Aries Yasin.
Baca Juga: IDE Institut Harap Sarana dan Prasarana di Enrekang Ramah Difabel
"Salahsatu visi misi Enrekang Emas dan program prioritas Pemda adalah pembangunan inklusi. Dimana kita mendorong keterlibatan, keadilan, kemudahan akses dan pemenuhan hak difabel tanpa diskriminasi," ujar Aries, Rabu (2/9/2020).
Aries mencontohkan, pembangunan kawasan wisata Swiss di Kelurahan Juppandang Kecamatan Enrekang , yang menyiapkan jalur guiding block atau ubin taktil bagi penderita tunanetra atau buta. Apalagi dalam 8 arah kebijakan pembangunan tahun 2021, Pemkab Enrekang memasukkan pemberdayaan disabilitas sebagai salah satu prioritas.
"Memang telah kita masukkan dalam prioritas kebijakan pembangunan Pemkab Enrekang 2021. Dan kawasan wisata Swiss yang telah diresmikan juga telah diterapkan sarana dan prasarana ramah difabel," tambahnya.
Sementara dari segi Kepemudaan dan Pariwisata, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata (Dispopar) Enrekang , Andi Zulkarnain menambahkan Dispopar mendukung pengakuan, peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan kaum difabel melalui sejumlah program.
Lihat Juga :