Kisah Cahyo Widodo, Difabel Semarang yang Kini Punya Banyak Warung

loading...
Kisah Cahyo Widodo, Difabel Semarang yang Kini Punya Banyak Warung
Cahyo Widodo, difabel asal Semarang ini sukses mendirikan sejumlah warung setelah sempat terpuruk akibat pandemi COVID-19. Foto/Ist.
SEMARANG - Memiliki keterbatasan fisik, bukan sebagai penghalang bagi warga Kota Semarang, bernama Cahyo Widodo (42) ini. Dia memiliki kisah inspiratif yang layak untuk ditiru. Keterbatasan fisik tak membuatnya menyerah dalam menghadapi kesulitan ekonomi yang tengah membelit.

(Baca juga: Kakek 67 Tahun di Kebumen 5 Kali Setubuhi Gadis 14 Tahun)

Terlebih dalam situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini yang membuat pelaku usaha, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus berjuang keras tak hanya secara konvensional namun juga dituntut harus bertransformasi ke digital atau secara online.

Berkat perjuangan tak mengenal lelah, kini Dodo, begitu ia akrab disapa berhasil membuka beberapa warung yang menjadi sumber penghasilan sehari-hari.



(Baca juga: TNI-Polri Kerja Keras Atasi Dampak Banjir di Bolsel dan Bolmong)

Sebelumnya, Dodo telah mengalami jatuh bangun dalam membangun usaha warung sejak tahun 2001 silam. Sayangnya, semua usaha warung tersebut gagal karena tidak bisa berkembang.

Pantang menyerah, ia kemudian mencoba bersinergi dengan platform digital GrabKios dan memanfaatkan teknologi serta strategi pemasaran lewat digital dengan GrabKios.



"Saya mengubah konsep warung dengan menambahkan tempat nongkrong agar pembeli bisa minum kopi dan bersantai sejenak di tempat saya. Sambil melayani pembeli, saya rajin menawarkan isi pulsa atau membayar tagihan melalui aplikasi," ungkap Dodo.
halaman ke-1 dari 2
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top