Terungkap, Tahanan Tewas Pendarahan Hebat di Kepala Ternyata Dianiaya 2 Polisi
Jum'at, 27 September 2024 - 14:59 WIB
loading...
Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudhistira menjelaskan kasus tahanan tewas di Polsek Kumpeh Ilir, Muarojambi, Jambi. Foto/Azhari Sultan
A
A
A
MUAROJAMBI - Kasus tewas Ragil Alfarizi (20) tahanan Polsek Kumpeh Ilir, Muarojambi, Jambi dengan kondisi pendarahan hebat di kepala akhirnya berhasil diungkap Polda Jambi. Korban dianiaya dua oknum polisi.
"Berdasarkan hasil autopsi jenazah Ragil, ditemukan pendarahan hebat di kepalanya. Pendarahan itu akibat kekerasan yang diterima oleh Ragil," kata Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudhistira, Jumat (27/9/2024).
Baca juga: 4 Oknum Polisi Jadi Tersangka Kasus Tahanan Tewas di Lubuklinggau
Andri memastikan bahwa almarhum Ragil meninggal dunia bukan akibat gantung diri.
"Dengan demikian, kasus gantung dirinya berdasarkan hasil autopsi tidak terbukti," tegasnya
"Berdasarkan hasil autopsi jenazah Ragil, ditemukan pendarahan hebat di kepalanya. Pendarahan itu akibat kekerasan yang diterima oleh Ragil," kata Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Andri Ananta Yudhistira, Jumat (27/9/2024).
Baca juga: 4 Oknum Polisi Jadi Tersangka Kasus Tahanan Tewas di Lubuklinggau
Andri memastikan bahwa almarhum Ragil meninggal dunia bukan akibat gantung diri.
"Dengan demikian, kasus gantung dirinya berdasarkan hasil autopsi tidak terbukti," tegasnya
Lihat Juga :