Kisah Pemberontakan Pangeran dari Madura, Hancurkan Istana Baru Mataram yang Dibangun Amangkurat I

Kamis, 02 November 2023 - 21:13 WIB
loading...
Kisah Pemberontakan...
Denah Keraton Plered, yang merupakan istana megah Kerajaan Mataram. Foto/Dok. Balai Arkeologi Yogyakarta
A A A
Sepasukan tempur dari Madura, dan Jawa Timur, dengan garang dan penuh keberanian menembus dinding-dinding benteng pertahanan Keraton Plered. Keraton megah yang dibangun Raja Amangkurat I, sebagai istana baru Kerajaan Mataram itu hancur lebur.

Baca juga: Kisah Kesaktian Bajulgiling, Pusaka Andalan Jaka Tingkir yang Bisa Tundukkan Puluhan Buaya

Sejak Amangkurat I memerintah, Kerajaan Mataram dilanda ketidakstabilan dan huru-hara yang tak kunjung bisa dipadamkan. Kondisi ini membuat Keraton Mataram, terpaksa kembali berpindah tempat ke Kartasura.



Tak hanya itu, puluhan perempuan cantik putri abdi dalem keraton juga diculik. Kehancuran Istana Mataram dicatat sejarah pada tahun 1677 usai pemberontakan Trunajaya, asal Madura. Bangunan-bangunan mewah dan megah luluh lantah, banyak pasukan Mataram yang tewas.

Baca juga: Astaghfirullah! Guru dan Murid Madrasah di Serang Terekam Asyik Mesum di Kamar

Para pemberontak yang digerakkan oleh Trunajaya dan beberapa kaum bangsawan Jawa Timur, dan Madura, berhasil menguasai Ibu Kota Mataram, Plered. Peri Mardiyono dalam bukunya yang berjudul "Tuah Bumi Mataram: Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat III" menyebutkan, pemberontakan besar ini memang diotaki oleh Trunajaya.

Sebenarnya pasukan Trunajaya telah terdesak, dan kalah perang oleh pasukan VOC yang dikomandoi Laksamana Cornelis Speelman. Armada VOC mendapat permintaan Amangkurat I yang memiliki hubungan diplomatik dengan VOC Belanda.

Pada April 1677 armada VOC berlayar ke Surabaya, tempat pangkalan Trunajaya. Terjadilah perundingan VOC, Mataram dengan Trunajaya, tetapi gagal berbuah hasil. Peperangan akhirnya terjadi, hingga pasukan Trunajaya bisa dipukul mundur.

Bahkan, pasukan VOC berhasil menguasai Madura, pulau asal Trunajaya, dan menghancurkan kediamannya di sana. Trunajaya dan pasukannya melarikan diri dari Madura ke Surabaya. Kemudian lari lagi ke Kediri, dan mendirikan ibu kota di sana.

Pasukan Trunajaya menghimpun kekuatan kembali di Kediri. Keberadaan mereka, juga didukung dengan adanya pemberontakan di pedalaman Jawa Timur, dan Jawa Tengah, yang mulai membuahkan hasil, sehingga memberanikan diri menyerang pusat Kerajaan Mataram.

Baca juga: Terungkap! Mertua Bunuh Menantu dalam Kondisi Hamil 7 Bulan, Ternyata Bermotif Nafsu

Masa-masa kelam di Ibu Kota Mataram Plered tiba. Pada Juni 1677, keraton yang baru dibangun dengan susah payah oleh ratusan ribu rakyat tersebut, akhirnya porak-poranda karena amukan para kaum pemberontak.

Jatuhnya Plered oleh pasukan pemberontak di bawah pimpinan Trunajaya, membuat Amangkurat I melarikan diri dalam kondisi sakit. Pada situasi genting dan mengerikan ini, Amangkurat I dilanda krisis kepercayaan dari para pangeran kerajaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kebakaran di Manggarai,...
Kebakaran di Manggarai, Jalan Sultan Agung hingga Tambak Macet
Arema FC Tinggalkan...
Arema FC Tinggalkan Kanjuruhan, Daftarkan Stadion Sultan Agung Jadi Kandang untuk Liga 1
Kisah Mistik Sultan...
Kisah Mistik Sultan Agung Taklukkan Mekkah
Rekomendasi
Putri Pelatih Norwegia...
Putri Pelatih Norwegia Bikin Heboh Piala Dunia 2026
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved