Biaya Pembangunan Rutan Kejati Sulsel Capai Rp 1 Miliar
Senin, 27 Juli 2020 - 09:00 WIB
loading...
Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel, Jalan Urip Sumiharjo Makassar. Foto : SINDOnews/Doc
A
A
A
MAKASSAR - Rumah tahanan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel yang segera dibangun di lantai 9 kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, direncanakan berkapasitas 30 kamar dengan nilai anggaran pembangunan mencapai angka Rp 1 miliar. Anggaran pembangunan tersebut akan ditanggulangi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.
"Pak Gubernur Alhamdulillah sudah menyetujui dimana anggarannya lebih kurang Rp 1 miliar," ungkap Kepala Kejati Sulsel, Dr Firdaus Dewilmar kepada SINDOnews. Baca : Disupport Gubernur, Kejati akan Bangun Ruang Tahanan Sementara
Firdaus juga mengatakan, rencana pembangunan Rutan Kejati telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM, pengelolaan rutan di lantai 9 lantor Kejati Sulsel nantinya juga akan dikelola bersama.
Terkait konstruksi bangunan yang harus memiliki spesifikasi keamanan yang sesuai standar rutan, kedepan kata Firdaus, lelang khusus akan dilakukan dan bukan menggunakan lelang biasa.
"Kita sudah punya perencanaan, soal keamanan juga sudah kita rencanakan sesuai standar rutan dan nantinya juga lelang khusus akan dilakukan, jadi tidak seperti lelang biasa, untuk pembangunan rutan memang harus ahlinya yang membangun," ujarnya.
"Pak Gubernur Alhamdulillah sudah menyetujui dimana anggarannya lebih kurang Rp 1 miliar," ungkap Kepala Kejati Sulsel, Dr Firdaus Dewilmar kepada SINDOnews. Baca : Disupport Gubernur, Kejati akan Bangun Ruang Tahanan Sementara
Firdaus juga mengatakan, rencana pembangunan Rutan Kejati telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan HAM, pengelolaan rutan di lantai 9 lantor Kejati Sulsel nantinya juga akan dikelola bersama.
Terkait konstruksi bangunan yang harus memiliki spesifikasi keamanan yang sesuai standar rutan, kedepan kata Firdaus, lelang khusus akan dilakukan dan bukan menggunakan lelang biasa.
"Kita sudah punya perencanaan, soal keamanan juga sudah kita rencanakan sesuai standar rutan dan nantinya juga lelang khusus akan dilakukan, jadi tidak seperti lelang biasa, untuk pembangunan rutan memang harus ahlinya yang membangun," ujarnya.
Lihat Juga :