Pelajar SMP Bawa Celurit dan Samurai ke Alun-alun Palabuhanratu Diamankan Polisi
Minggu, 26 Februari 2023 - 18:10 WIB
loading...
Tampak para pelajar yang diamankan. (Ist)
A
A
A
SUKABUMI - Sekelompok pelajar dari SMPN di wilayah Sukalarang diamankan polisi, Sabtu (25/2/2023) malam. Pasalnya, mereka kedapatan membawa berbagai jenis senjata tajam (sajam) yang diduga akan dipergunakan untuk tawuran.
Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengatakan, kejadian pengamanan terjadi saat iring-iringan pelajar tersebut, melewati Alun-alun Palabuhanratu di Jalan Siliwangi, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
"Kami terima laporan dari masyarakat adanya segerombolan anak remaja yang dikatakan berkumpul, setelah itu anggota langsung mendatangi TKP," ujar AKBP Maruly Pardede kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (26/2/2023).
Saat diamankan pihak kepolisian, lanjut Maruly, belasan pelajar tersebut kedapatan membawa berbagai jenis sajam yang disembunyikan di dalam tas yang mereka bawa. Diduga adanya celurit, samurai dan sajam lainnya, untuk dipergunakan tawuran dengan pelajar lain.
"Pas kami geledah di TKP, ada yang bawa samurai di dalam tas, langsung kita amankan dan nanti kita pilah mana saja pelajar yang bawa sajam. Ini (dilakukan) karena anak-anak (yang diamankan) ini masih di bawah umur," ujar Maruly menambahkan.
Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede mengatakan, kejadian pengamanan terjadi saat iring-iringan pelajar tersebut, melewati Alun-alun Palabuhanratu di Jalan Siliwangi, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
"Kami terima laporan dari masyarakat adanya segerombolan anak remaja yang dikatakan berkumpul, setelah itu anggota langsung mendatangi TKP," ujar AKBP Maruly Pardede kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (26/2/2023).
Saat diamankan pihak kepolisian, lanjut Maruly, belasan pelajar tersebut kedapatan membawa berbagai jenis sajam yang disembunyikan di dalam tas yang mereka bawa. Diduga adanya celurit, samurai dan sajam lainnya, untuk dipergunakan tawuran dengan pelajar lain.
"Pas kami geledah di TKP, ada yang bawa samurai di dalam tas, langsung kita amankan dan nanti kita pilah mana saja pelajar yang bawa sajam. Ini (dilakukan) karena anak-anak (yang diamankan) ini masih di bawah umur," ujar Maruly menambahkan.
Lihat Juga :