Tolak TKA China, Massa Demonstran Sandera Mobil Dinas

loading...
Tolak TKA China, Massa Demonstran Sandera Mobil Dinas
Massa demonstran menyandera mobil dinas pemerintah di depan pintu masuk Bandara Haluoleo Kendari, Selasa (14/7/2020) malam. Foto/iNews TV/Febriyono Tamenk
KENDARI - Kericuhan sempat mewarnai aksi demonstrasi yang digelar untuk menolak kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) China, di pintu masuk Bandara Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (14/7/2020) tengah malam.

(Baca juga: Pemkot Surabaya Minta Panitia Idul Adha Patuhi Protokol Kesehatan)

Dijadwalkan gelombang ketiga kedatangan TKA China yang berjumlah 126 orang, akan tiba di Kendari, menggunapan pesawat carter. Kedatangan para TKA China ini, mendapatkan sabutan aksi demonstrasi dari berbagai elemen mahasiswa dan masyarakat.

Dua unit kendaraan dinas pemerintah yang kebetulan melintas di jalur tersebut, sempat disandera massa demonstran. Mereka juga membakar ban bekas, dan memblokade jalan. Aksi saling dorong dengan aparat kepolisian juga sempat terjadi.



(Baca juga: Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka)

Seorang juru orator dalam aksi massa tersebut, Tito Marhaen menegaskan, kedatangan TKA China sangat merugikan rakyat Indonesia, karena menghilangkan kesempatan rakyat Indonesia untuk bekerja di tanah airnya sendiri.

"Kami tetap akan konsisten dengan gerakan yang kami lakukan, untuk menolak kedatangan para TKA China ke Bumi Anoa. Kedatangan TKA China, menghilangkan kesempatan anak bangsa untuk bekerja di tanah airnya," tegas Tito dalam orasinya.



Dua gelombang TKA China yang bekerja di dua pabrik pengolahan nikel, yakni PT VDNI dan PT OSS, telah tiba di Kendari. Mereka berjumlah 261 orang, dari total 500 orang yang rencananya didatangkan ke Kendari.
(eyt)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top