alexametrics

Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka

loading...
Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka
Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko menjelaskan 2 mucikari berinisial R dan J jadi tersangka kasus dugaan prostitusi yang melibatkan artis FTV HH di hotel berbintang lima di Medan. Foto/SINDOnews/Sartana Nasution
A+ A-
MEDAN - Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 2 mucikari berinisial R dan J sebagai tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan artis FTV HH yang diamankan di hotel berbintang lima di Medan

Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko mengatakan, dari hasil gelar perkara pihaknya menetapkan tersangka, yaitu R yang sudah diamankan. "Karena peran tersangka R menjemput saksi dari bandara menuju TKP. Kemudian membantu saksi HH selama di Medan dan dijanjikan uang untuk mengurus saksi saudara HH saat ada di Medan," kata Kombes Riko Sunarko, di Medan, Sumatera Utara, Selasa (14/7/2020). (Baca juga: Artis HH dan Teman Pria Dalam Keadaan Tanpa Busana saat Digerebek Polisi)

Dia mengatakan, tersangka R, berkomunikasi dengan tersangka lain yakni, J diduga mucikari yang ada di Jakarta. "Yang kita duga J adalah muncikari di Jakarta,” ungkap Kapolrestabes. (Baca juga: Status Artis HH, Kapolda Sumut: Kita Tunggu Hasil Gelar Perkara)

Menurut Riko Sunarko, R diamankan di lobi salah satu hotel di Medan pada Minggu (12/7/2020). R kemudian menyebut HH sedang bersama A di salah satu kamar di hotel rersebut. “Tim bergerak ke salah satu kamar mendapatkan saksi HH dan saksi A ada di kamar tersebut,” ujarnya. (Baca juga: Artis Cantik FTV 'HH' Ditangkap di Kamar Hotel Bareng Pria Tajir)



Dia menambahkan, R akan dijerat dengan Pasal 2 UU 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). R terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun. Sementara itu, J saat ini masih diburu polisi. Sebelumnya, J dan Hana diketahui sering bertemu di salah satu kafe saat di Jakarta.
(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak