Diduga Tak Terima Jagoannya Kalah di Pilkada Parepare, Antarpendukung Saling Lempar Batu

Kamis, 28 November 2024 - 00:17 WIB
loading...
Diduga Tak Terima Jagoannya...
Sejumlah pendukung dari dua kandidat Pilkada Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) terlibat saling lempar batu usai penghitungan suara di TPS, Rabu (27/11/2024). FOTO/ABDOELLAH NICOLHA
A A A
JAKARTA - Tensi politik di beberapa daerah pascapemungutan suara Pilkada Serentak 2024 mulai memanas. Salah satunya terjadi di Kota Parepare , Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sejumlah pendukung dari dua kubu di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) terlibat saling lempar batu usai penghitungan suara di TPS, hingga melakukan konvoi di jalan pada Rabu (27/11/2024) petang. Diduga, aksi tersebut dipicu pendukung salah satu calon yang tidak terima kekalahan usai penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Berkelahi orang di Parepare karena tidak terima kekalahan, saling lempar-lempar orang batu, di jalan dekat rumah," kata Nur Ina (28), salah seorang warga Parepare kepada SINDOnews di lokasi, Rabu (27/11/2024) malam.

Baca juga: Bawaslu Ungkap Pilkada Puncak Jaya Ricuh, Terjadi Perang Antarpendukung hingga Pembakaran Rumah

Dalaam video amatir yang beredar luas, tampak beberapa orang menghadang warga yang diduga pendukung kandidat yang mengklaim menang di Pilkada Parepare. Mereka bahkan melarang orang terutama pendukung 03 untuk melewati jalan tersebut.

Karena tidak menggubris larangan itu dan ngotot tetap melintas, warga yang berada di lokasi pun beramai-ramai mendatangi korban dan memukulnya serta memintanya untuk putar balik.

Dalam video tersebut terdapat dua orang pendukung kandidat yang menang menjadi sasaran amukan sejumlah warga. Tidak sampai di situ, konvoi pendukung kandidat 03 yang mengklaim menang juga diserang sejumlah warga dengan batu hingga berujung aksi saling lempar batu di jalan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituntut 2 Tahun Penjara,...
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro: Kami Hargai Kerja Keras Jaksa meski Buruk
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Lemkapi: Tindakan Anarkis Rugikan Masyarakat
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Mahasiswa Diminta Sampaikan Aspirasi secara Konstitusional
Polisi Pastikan 2 Kerangka...
Polisi Pastikan 2 Kerangka Manusia di Kwitang adalah Reno dan Farhan
Dua Kerangka Manusia...
Dua Kerangka Manusia di Kwitang Diduga Sudah Terkontaminasi
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Admin Instagram Bekasi...
Admin Instagram Bekasi Menggugat Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Agustus 2025
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved