Keluarga Datangi RSD COVID-19, Tolak Pemulasaran Jenazah PDP
Sabtu, 11 Juli 2020 - 19:03 WIB
Keluarga pasien COVID_19 di Lamongan mendatangi Rumah Sakit Darurat untuk menolak pemulasaraan jenazah sesuai ptotokol kesehatan.Foto/Abdul Wakhid
LAMONGAN - Sejumlah keluarga pasien dalam perawatan (PDP) yang meninggal di Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 di Lamongan menolak proses pemulasaraan jenazah sesuai standart protokol kesehatan. Mereka beramai-ramai mendatangi rumah sakit tersebut, Sabtu (11/7/2020).
Pasien beriniasial AA, 49, asal Dusun Kepuh, Desa Sidokumpul, Kecamatan Sarirejo, meninggal dunia pada Sabtu sore. (Baca juga: Pondok Gontor Siapkan Bangunan untuk Penanganan COVID-19 )
"Pasien meninggal akan dilakukan pemulasaran jenazah secara protokol COVID-19, namun pihak keluarga keberatan," kata Bagian Pelayanan RSUD dr. Soegiri, Tulus Pujianto, Sabtu (11/7/2020).
Setelah pihak RSUD dr Soegiri melakukan negosiasi, akhirnya pihak keluarga pasien tidak keberatan. "setelah dijelaskan kemungkinannya, akhirnya pihak keluarga sudah menerima," jelas Tulus.
Pasien beriniasial AA, 49, asal Dusun Kepuh, Desa Sidokumpul, Kecamatan Sarirejo, meninggal dunia pada Sabtu sore. (Baca juga: Pondok Gontor Siapkan Bangunan untuk Penanganan COVID-19 )
"Pasien meninggal akan dilakukan pemulasaran jenazah secara protokol COVID-19, namun pihak keluarga keberatan," kata Bagian Pelayanan RSUD dr. Soegiri, Tulus Pujianto, Sabtu (11/7/2020).
Setelah pihak RSUD dr Soegiri melakukan negosiasi, akhirnya pihak keluarga pasien tidak keberatan. "setelah dijelaskan kemungkinannya, akhirnya pihak keluarga sudah menerima," jelas Tulus.
Lihat Juga :