COVID-19 Kian Merajalela, Ridwan Kamil Usul Pusat Tiadakan Libur Panjang Idul Adha
Selasa, 15 Juni 2021 - 18:55 WIB
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meminta pemerintan pusat tidak menetapkan libur panjang Idul Adha menyusul lonjakan kasus COVID-19 pascalibur dan mudik Lebaran 2021. Foto: Dok/SINDONews
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta pemerintah pusat tidak menetapkan kebijakan libur panjang perayaan Idul Adha 2021 mendatang.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku khawatir, libur panjang Idul Adha kembali memicu lonjakan kasus COVID-19 seperti yang terjadi pascalibur Lebaran 2021 saat ini.
"Sebelumnya atau saat PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro diberlakukan, keterisian rumah sakit hanya 29%. Pascalibur Lebaran, tingkat keterisian rumah sakit karena pasien COVID-19 meningkat hingga 75%," ungkap Kang Emil seusai rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Jabar di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (15/6/2021).
Baca juga: Curigai COVID-19 Varian Delta, Ridwan Kamil Imbau Warga Jabar Perketat Prokes
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku khawatir, libur panjang Idul Adha kembali memicu lonjakan kasus COVID-19 seperti yang terjadi pascalibur Lebaran 2021 saat ini.
"Sebelumnya atau saat PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro diberlakukan, keterisian rumah sakit hanya 29%. Pascalibur Lebaran, tingkat keterisian rumah sakit karena pasien COVID-19 meningkat hingga 75%," ungkap Kang Emil seusai rapat koordinasi Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Jabar di Makodam III/Siliwangi, Kota Bandung, Senin (15/6/2021).
Baca juga: Curigai COVID-19 Varian Delta, Ridwan Kamil Imbau Warga Jabar Perketat Prokes
Lihat Juga :