Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Tangis Pecah di Magetan, Perawat Puskesmas Meninggal Usai Terpapar COVID-19

loading...
Tangis Pecah di Magetan, Perawat Puskesmas Meninggal Usai Terpapar COVID-19
Perawat Puskesmas di Kabupaten Magetan, Jatim, Pudji Prijono (58) meninggal dunia akibat terpapar COVID-19. Foto/Ilustrasi
MAGETAN - Kabar duka kembali menyelimuti tenaga medis . Seorang perawat di Puskesmas yang ada di Kabupaten Magetan, Jatim, Pudji Prijono (58) meninggal dunia, usai menjalani perawatan intensif selama sepekan akibat terpapar COVID-19 .

Baca juga: Ada yang Positif COVID-19, Tangis Rombongan Warga Pecah di Atas Kereta Kelinci

Pudji Prijono meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Sayidin Magetan. Lima hari sebelumnya, seorang perawat Puskesmas di Kabupaten Bangkalan, juga meninggal dunia akibat COVID-19 .



Selain tingginya kasus COVID-19 di Kabupaten Magetan, menurut Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jatim, Nursalam, perawat berusia 58 tahun ini terpapar COVID-19 saat bertugas memberikan pelayanan kesehatan di Puskesmas.

Baca juga: Cerita Kusni Kasdut, Perampok Legendaris yang Pernah Terlibat Pertempuran 10 November Surabaya



"Kasus COVID-19 masih tinggi, saat memberikan pelayanan kesehatan tentunya para perawat juga tidak boleh lengah. Kekurang waspadaan perawat dalam penggunaan APD saat memberikan pelayanan, diduga juga menjadi penyebab para perawat terpapar COVID-19 ," ujar profesor bidang keperawatan ini.

Baca juga: 66 Orang Positif COVID-19 Saat Gelar Hajatan, Tracing Diperluas Hingga Keluarga Besan

PPNI Jatim mencatat, dengan meninggalnya perawat Pudji Prijono ini, jumlah perawat di Jatim yang meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah menjadi 110 orang. Sementara yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3.405 orang.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top