Dilaporkan Anggota Dewan ke Polisi, Bupati Biak Numfor Siap Dipanggil
Senin, 13 Juli 2020 - 20:52 WIB
loading...
Bupati Biak Numfor Papua Herry Ario Naap membantah adanya aksi provokatif dirinya serta penganiayaan yang dilakukan dua stafnya terhadap anggota DPRD Biak Numfor, Jhon Mandibo beberapa waktu lalu. (Ist)
A
A
A
BIAK NUMFOR - Bupati Biak Numfor Papua Herry Ario Naap membantah adanya aksi provokatif dirinya serta penganiayaan yang dilakukan dua stafnya terhadap anggota DPRD Biak Numfor, Jhon Mandibo beberapa waktu lalu.
Menurutnya laporan yang dibuat oleh Jhon Mandibo ke Polres Biak Numfor keliru, mengingat dirinya bersama dua orang Stafnya tidak melakukan aksi apa pun.
"Tidak ada staf atau ajudan saya yang melakukan pemukulan terhadap yang bersangkutan (Jhon red)," ungkapnya Minggu (12/7) malam.
Ia pun mengakui sempat menyampaikan ucapan dengan nada tinggi, mengingat dirinya meminta klarifikasi terhadap Jhon Mandibo, yang mana sebelumnya telah membuat opini di media bahwa anggaran penanganan COVID-19 di Kabupaten Biak Numfor sebesar Rp 152 Milliar.
"Anggaran kami hanya Rp 39 Milliar dari mana sampai Rp 152 Milliar, dana itu (Rp39 Miliar) sudah terdata di pusat. Oleh karena itu saya meminta klarifikasi, dalam rapat tersebut agar Jhon jangan membangun opini disituasi seperti ini," jelasnya.
Ia pun bersedia apabila nantinya di panggil pihak kepolisian prihal laporan yang dibuat oleh Jhon Mandibo.
Menurutnya laporan yang dibuat oleh Jhon Mandibo ke Polres Biak Numfor keliru, mengingat dirinya bersama dua orang Stafnya tidak melakukan aksi apa pun.
"Tidak ada staf atau ajudan saya yang melakukan pemukulan terhadap yang bersangkutan (Jhon red)," ungkapnya Minggu (12/7) malam.
Ia pun mengakui sempat menyampaikan ucapan dengan nada tinggi, mengingat dirinya meminta klarifikasi terhadap Jhon Mandibo, yang mana sebelumnya telah membuat opini di media bahwa anggaran penanganan COVID-19 di Kabupaten Biak Numfor sebesar Rp 152 Milliar.
"Anggaran kami hanya Rp 39 Milliar dari mana sampai Rp 152 Milliar, dana itu (Rp39 Miliar) sudah terdata di pusat. Oleh karena itu saya meminta klarifikasi, dalam rapat tersebut agar Jhon jangan membangun opini disituasi seperti ini," jelasnya.
Ia pun bersedia apabila nantinya di panggil pihak kepolisian prihal laporan yang dibuat oleh Jhon Mandibo.
Lihat Juga :