Kisah Pemerintahan Amangkurat III Picu Perpecahan di Kerajaan Mataram

Sabtu, 31 Desember 2022 - 05:00 WIB
loading...
Kisah Pemerintahan Amangkurat...
Amangkurat III.Foto/Wikipedia
A A A
Amangkurat III didapuk menjadi Raja Mataram menggantikan Amangkurat II yang merupakan ayahnya. Kekurangan fisik Amangkurat III menuai kritik dan polemik di internal kerajaan. Pro dan kontra. Banyak yang setuju, tapi juga banyak yang menolak tampilnya Amangkurat III sebagai raja.

Seiring berjalannya waktu, polemik tersebut sampai juga ke Amangkurat III. Mendengar kenaikannya menjadi Raja menimbulkan polemik, karena kekurangan fisiknya, Amangkurat III mengumpulkan seluruh punggawa keraton dan menanyakan siapa yang tidak setuju.

Para punggawa keraton yang awalnya kurang setuju dengan kenaikan Amangkurat III yang mengalami kekurangan fisik, berubah dan akhirnya setuju. Hanya satu orang saja kala itu yang secara tegas masih menolak Amangkurat III menjadi Raja, yaitu paman Amangkurat III sendiri, Pangeran Puger. Atas penolakan tersebut akhirnya Pangeran Puger dikucilkan dan difitnah sehingga menderita.

Baca juga: Kerajaan Majapahit, Dibentengi Gapura Megah dengan Alun-alun yang Dikelilingi Jalur Air

"Perpecahan di Kartosuro antara Amangkurat III dan Pangeran Puger diketahui pihak Belanda. Belanda yang masih menyimpan dendam, konflik tersebut dimanfaatkan oleh pihak Belanda untuk memecah belah dengan mendekati Pangeran Puger dengan memberi janji akan mengangkat Puger menjadi raja tapi harus melawan Amangkurat III," terang Putra juru kunci Situs Keraton Kartosuro, Raden Tumenggung Kerti Hastono Putra, Suryolesmana di Situs Keraton Kartosuro, Kecamatan Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Taktik Belanda memecah belah Keraton Kartosuro berhasil. Seperti yang pernah terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta yang mana sempat terjadi raja kembar, saat itu di Keraton Kartosuro juga terjadi ada dua raja kembar. Belanda secara resmi mengangkat Pangeran Puger menjadi Paku Buwono I. Dengan dibantu oleh Belanda, Paku Buwono (PB) I menggempur Amangkurat III.

Marah dengan sikap Belanda, akhirnya Amangkurat III tidak mau bekerja sama lagi dengan Belanda dan akhirnya memilih menyusul ke Bangil Pasuruan. Karena di Bangil, Pasuruan, Amangkurat III mengetahui disana ada teman bapaknya Amangkurat II yaitu Untung Suropati. Sedangkan sepeninggal Amangkurat III, Pangeran Puger yang sudah bergelar Paku Buwono (PB) I menguasai Keraton Kartosuro yang berpihak pada Belanda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Geger Keraton Solo:...
Geger Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta, Raja Kembar Jilid II di Depan Mata
Kisah Strategi Cerdik...
Kisah Strategi Cerdik Panembahan Senopati Bikin Pasukan Pajang Kabur dari Mataram
Rebutan Takhta hingga...
Rebutan Takhta hingga Wanita Jadi Penyebab Pemberontakan Berdarah Era Kalingga dan Mataram
Janji Politik Raja Mataram...
Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Komnas Perempuan Klarifikasi...
Komnas Perempuan Klarifikasi Kedatangan Sarwendah, Ternyata Belum Buat Aduan Resmi
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved