Perang China dan Giyanti sebabkan Wilayah Kerajaan Mataram Menyempit
Jum'at, 20 Desember 2024 - 08:15 WIB
loading...
Perang China dan Giyanti membuat wilayah kekuasaan Kerajaan Mataram semakin sempit.
A
A
A
SURABAYA - Kedatangan VOC Belanda membuat Kerajaan Mataram terdesak. Kekuasaan Mataram yang nyaris di sebagian besar Pulau Jawa terpaksa diserahkan ke Belanda, pascakeputusan aneksasi.
Apalagi sistem pembagian wilayah pada awal abad ke-18 mengalami perubahan dengan adanya pengaruh kekuasaan VOC Belanda. Pada masa pemerintahan raja-raja berikutnya setelah Sultan Agung Mataram berangsur-angsur mengalami kemunduran.
Wilayah yang awalnya luas akhirnya semakin menyempit akibat aneksasi yang dilaksanakan oleh VOC. Sebagai imbalan intervensinya dalam pertentangan-pertentangan intern negara Mataram.
Baca juga: Asal-muasal VOC Berkantor di Wilayah Kekuasaan Mataram yang Kaya Hasil Hutan Jati
"Setelah Perang Trunojoyo berakhir pada tahun 1678, Mataram harus melepaskan daerah Karawang, sebagian daerah Priangan dan Semarang," demikian dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia IV : Kemunculan Penjajahan di Indonesia".
Apalagi sistem pembagian wilayah pada awal abad ke-18 mengalami perubahan dengan adanya pengaruh kekuasaan VOC Belanda. Pada masa pemerintahan raja-raja berikutnya setelah Sultan Agung Mataram berangsur-angsur mengalami kemunduran.
Wilayah yang awalnya luas akhirnya semakin menyempit akibat aneksasi yang dilaksanakan oleh VOC. Sebagai imbalan intervensinya dalam pertentangan-pertentangan intern negara Mataram.
Baca juga: Asal-muasal VOC Berkantor di Wilayah Kekuasaan Mataram yang Kaya Hasil Hutan Jati
"Setelah Perang Trunojoyo berakhir pada tahun 1678, Mataram harus melepaskan daerah Karawang, sebagian daerah Priangan dan Semarang," demikian dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia IV : Kemunculan Penjajahan di Indonesia".
Lihat Juga :