Buntut Penyiksaan Saksi, Kapolsek Percut Dicopot dan Diproses Hukum
Jum'at, 10 Juli 2020 - 15:20 WIB
loading...
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja. Foto/SINDONews/Sartana Nasution
A
A
A
MEDAN - Kapolsek Percut Seituan Kompol Othniel Siahaan dan Kanit Reskrimnya Inspektur Polisi Satu (Iptu) Luis Beltran mendadak dicopot dari jabatannya, Kamis (9/7/2020).
Pencopotan itu dilakukan setelah seorang saksi dalam kasus tindak pidana pembunuhan, Sarpan (57) ditahan selama lima hari dan diduga disiksa secara bersama-sama di Polsek Percut Seituan. Akibatnya, pria paruh baya ini mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya. (BACA JUGA: Kaki Bandit Kelas Teri Jebol Dipelor Polisi )
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan dalam kasus penyiksaan itu sedikitnya sembilan orang personel polisi diperiksa dan kini sedang proses ‘pengandangan’ di Polrestabes Medan. (BACA JUGA: Pembunuhan Sadis Agen Mobil Terungkap, Kendaraan Dijual di Showroom )
“Satu orang dicopot (Kapolsek) dan sembilan orang lainnya sekarang ditarik ke Polrestabes Medan menunggu proses peradilan,” kata Kombes Pol Tatan, Jumat (10/7/2020). (BACA JUGA: 3 Hari Pesta Perawan di Kontrakan, 3 Pria dan 2 Wanita Bugil Diamankan )
Menurut dia, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan motif di balik penyiksaan itu. “Belum tau kita apa motifnya. Kita tunggu saja nanti di persidangan,” ujar Kabid Humas.
Pencopotan itu dilakukan setelah seorang saksi dalam kasus tindak pidana pembunuhan, Sarpan (57) ditahan selama lima hari dan diduga disiksa secara bersama-sama di Polsek Percut Seituan. Akibatnya, pria paruh baya ini mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya. (BACA JUGA: Kaki Bandit Kelas Teri Jebol Dipelor Polisi )
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan dalam kasus penyiksaan itu sedikitnya sembilan orang personel polisi diperiksa dan kini sedang proses ‘pengandangan’ di Polrestabes Medan. (BACA JUGA: Pembunuhan Sadis Agen Mobil Terungkap, Kendaraan Dijual di Showroom )
“Satu orang dicopot (Kapolsek) dan sembilan orang lainnya sekarang ditarik ke Polrestabes Medan menunggu proses peradilan,” kata Kombes Pol Tatan, Jumat (10/7/2020). (BACA JUGA: 3 Hari Pesta Perawan di Kontrakan, 3 Pria dan 2 Wanita Bugil Diamankan )
Menurut dia, hingga saat ini pihaknya belum bisa memastikan motif di balik penyiksaan itu. “Belum tau kita apa motifnya. Kita tunggu saja nanti di persidangan,” ujar Kabid Humas.
Lihat Juga :