Langgar Aturan, Perilaku Pesepeda di Palembang Viral di Medsos

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:55 WIB
loading...
Langgar Aturan, Perilaku...
Video sekelompok pesepeda di Palembang bersepeda di area pendestrian yang selama ini khusus digunakan pejalan kaki viral beredar di media sosial (medsos). Foto/Ist
A A A
PALEMBANG - Olahraga bersepeda sedang tren, tak terkecuali Kota Palembang. Namun sayang, perilaku peggiat olahraga pesepeda terkadang melanggar aturan. Seperti dalam video viral yang beredar di media sosial (medsos), di mana sekelompok komunitas pesepeda di Palembang yang bersepeda di area pendestrian yang selama ini khusus digunakan pejalan kaki.

Dari video yang berdurasi 21 detik di sejumlah akun media sosial instagram tersebut, terlihat rombongan pesepeda di Palembang mengayuh sepeda di area pedestrian Sungai Sekanak Palembang. Hal itu mendapat respons masyarakat. Putra (35) mengatakan pesepeda harus memberikan contoh yang baik. Meskipun bersepeda untuk olahraga, namun harus ikuti aturan yang ada. (Baca juga: Daftarkan Anak ke SMAN 1 Batam, Wali Murid Malah Dipekosa)

"Itu jelas melanggar aturan, itu kan untuk pejalan kaki. Harusnya mereka menghargai aturan dari pemerintah setempat, harus patuhi apalagi komunitas-komunitas sepeda. Karena itu bisa menjadi contoh buruk bagi pesepeda lain, karena bisa saja nanti akan banyak yang meniru seperti itu. Padahal jelas sekali pendestrian khusus pejalan kaki, apalagi itu di lokasi wisata," ujar Putra di kolom komentar salah satu medsos di Palembang. (Terima Suap, Eks Bupati Indramayu Supendi Divonis 4,5 Tahun)

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani memastikan telah melihat video itu. Isnaini juga menyayangkan aksi para pesepeda tersebut. "Saya sudah lihat video viral itu, karena saya juga kan hobi buka instagram. Memang itu selayaknya untuk pejalan kaki, itu adalah pendestrian apung," kata Isnaini kepada SINDOnews, Selasa (7/7/2020).

Meskipun begitu, Isnaini mengaku telah menyiapkan jalan khusus untuk pesepeda. Jalan khusus itu berada di sisi atas trotoar. "Kalau di bagian atas pinggir sungai, memang itu untuk sepeda ya, tapi kalau di bawah itu pendestrian apung namanya dan diutamakan untuk pejalan kaki. Saya lihat, fotonya juga saya sudah lihat banyak," kata Isnaini.

Isnaini melihat aktivitas pesepeda tersebut dalam dua aspek. Pertama soal konstruksi dan fungsi trotoar terapung. "Secara kontruksi itu mungkin tahan, tetapi kalau terus-menerus pasti tidak tahan juga. Bisa rusak. Kalau soal fungsi, itu yang bukan fungsinya untuk pesepeda, tapi untuk pejalan kaki," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Buntut Viral di Medsos,...
Buntut Viral di Medsos, Pembuangan Sampah Sementara di TPU Tanah Kusir Ditutup
Akhiri Libur Lebaran,...
Akhiri Libur Lebaran, Saleh Husin Bersama Pramono Anung Bersepeda Sejauh 60 Kilometer
Kronologi Pengemudi...
Kronologi Pengemudi Mobil Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari
Ciputra Hospital CitraRaya...
Ciputra Hospital CitraRaya Klarifikasi Video Viral dan Tolak Pasien BPJS Kesehatan
Tak Terima Diklakson,...
Tak Terima Diklakson, Oknum Anggota TNI AL Pukul Driver Ojol di Grogol
Tour de Bintan 2026...
Tour de Bintan 2026 Hadir dengan Wajah Baru, Perkuat Daya Tarik Internasional
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved