Siswa SMA Gloria Dua Surabaya Disuruh Sujud dan Menggonggong, 8 Saksi Diperiksa
Rabu, 13 November 2024 - 14:01 WIB
loading...
Video siswa yang disuruh bersujud dan menggonggong oleh orang tua murid viral di media sosial. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
SURABAYA - Polisi sedang menyelidiki kasus persekusi terhadap seorang siswa SMA Gloria Dua Surabaya yang diduga dilakukan oleh orang tua salah satu siswa yang sedang berseteru. Video siswa yang disuruh bersujud dan menggonggong itu sebelumnya viral di media sosial.
Dalam video yang beredar luas, ada seorang pria dewasa marah-marah. Ia kemudian memerintahkan kepada seorang siswa berseragam putih ubu-abu untuk bersujud. Tak hanya itu, pria itu juga menyuruh siswa itu menggonggong.
"Sujud, sujud, menggonggong, menggonggong," kata pria yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam itu dikutip dari video, Rabu (13/11/2024). Tindakan itu pun kemudian dicegah oleh sejumlah orang, sehingga menyebabkan keadaan sedikit ricuh.
Dalam konferensi pers, Rabu (13/11/2024), Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, kasus ini bermula dari perselisihan antara dua orang tua siswa, yaitu AN dan EL, yang anak-anaknya terlibat perseteruan di sekolah. Meskipun kedua pihak orang tua siswa tersebut telah mencapai kesepakatan damai, kasus ini tetap dilanjutkan karena pihak sekolah mendesak agar pelaku persekusi diproses secara hukum.
Dalam video yang beredar luas, ada seorang pria dewasa marah-marah. Ia kemudian memerintahkan kepada seorang siswa berseragam putih ubu-abu untuk bersujud. Tak hanya itu, pria itu juga menyuruh siswa itu menggonggong.
"Sujud, sujud, menggonggong, menggonggong," kata pria yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam itu dikutip dari video, Rabu (13/11/2024). Tindakan itu pun kemudian dicegah oleh sejumlah orang, sehingga menyebabkan keadaan sedikit ricuh.
Dalam konferensi pers, Rabu (13/11/2024), Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, kasus ini bermula dari perselisihan antara dua orang tua siswa, yaitu AN dan EL, yang anak-anaknya terlibat perseteruan di sekolah. Meskipun kedua pihak orang tua siswa tersebut telah mencapai kesepakatan damai, kasus ini tetap dilanjutkan karena pihak sekolah mendesak agar pelaku persekusi diproses secara hukum.
Lihat Juga :