1.000 Orang Tampilkan Seni Keprajuritan di Malioboro Yogyakarta

Senin, 17 Oktober 2022 - 05:08 WIB
loading...
1.000 Orang Tampilkan Seni Keprajuritan di Malioboro Yogyakarta
Sebanyak 1.000 orang dari 20 kelompok seni keprajuritan, mengikuti Festival Bregodo Rakyat di Malioboro Yogyakarta. Foto/iNews TV/Heru Trijoko
A A A
YOGYAKARTA - Ribuan orang memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, untuk menikmati parade prajurit keraton, Minggu (16/10/2022). Ada sebanyak 1.000 orang dari 20 kelompok keprajuritan, mengikuti seni tradisi Festival Bregodo Rakyat.

Baca juga: Cak Sapari, Seniman Ludruk Legendaris Meninggal Dunia

Festival seni tradisi ini, digelar untuk menyambut dilantiknya kembali Gubernur dan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.



Para peserta Festival Bregodo Rakyat, begitu bersemangat beradu kreativitas di festival seni tradisi ini. Mereka menampilkan berbagai kreativitas tata lampah, tata busana keprajuritan, dan tata musik pengiring khas bregodo.

Baca juga: Gas Elpiji Bocor, Belasan Tamu dan Juru Masak Acara Hajatan Dilarikan ke Puskesmas

Di sepanjang Jalan Malioboro hingga kawasan titik nol kilometer Yogyakarta, para peserta festival seni tradisi memamerkan gerakan seni baris-berbaris keprajuritan, dilengkapi dengan perangkat senjata.

Sajian pertunjukan seni tradisi yang sangat menarik dari para peserta Festival Bregodo Rakyat ini, mampu menyita perhatian ribuan pengunjung. "Acaranya sangat meriah dan menarik," ujar salah seorang pengunjung, Maryati.

1.000 Orang Tampilkan Seni Keprajuritan di Malioboro Yogyakarta


Ketua panitia Festival Bregodo Rakyat, Widihasto mengatakan, kegiatan festival yang menghadirkan seni tradisi ini, merupakan salah satu sarana melestarikan potensi budaya dan pariwisata di Yogyakarta.

Baca juga: Syukuran Juara KTA Online Terbanyak, DPC Partai Perindo Sunggal Bagikan 500 Karung Beras

"Nama Bregodo, sejatinya adalah sebutan untuk pasukan prajurit di era kerajaan yang terdiri dari orang-orang pilihan. Hingga kini keberadaan seni tradisi keprajuritan Bregodo rakyat ini tetap dilestarikan," pungkasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2057 seconds (11.252#12.26)