Dukung Ganjar, Kalimantan Timur Ingin Wujudkan Santri Mandiri

Sabtu, 24 September 2022 - 14:34 WIB
loading...
Dukung Ganjar, Kalimantan Timur Ingin Wujudkan Santri Mandiri
Santri di Kalimantan Timur dukung Ganjar di Pilpres 2024. Foto: Istimewa
A A A
KUTAI KERTANEGARA - Banyaknya pemuda Indonesia yang sekarang sedang menempuh pendidikan sebagai santri di berbagai penjuru Tanah Air, maka berbagai kegiatan untuk memperkuat eksistensi santri harus terus dilakukan.

Berbagai kebijakan negara perlu mengupayakan pembangunan santri di Indonesia.

Salah satu bentuk dukungan adalah 'Gebyar Sholawat dan Do'a Bersama Untuk Bapak Ganjar Pranowo Presiden 2024' yang diselenggarakan oleh Santri Dukung Ganjar (SDG) Wilayah Kalimantan Timur.

Baca juga: Komunitas Nelayan Pesisir Sulsel Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024

Koordinator SDG Wilayah Kalimantan Timur, Abdul Rahim mengatakan, kegiatan ini merupakan wadah konsolidasi, silaturahmi dan wujud pemberdayaan dari Relawan SDG untuk para santri yang ada di Kalimantan Timur.

"Kegiatan ini merupakan wadah kondolidasi dukungan terhadap Pak Ganjar. Selain itu, sebagai wujud silaturahmi dan bentuk pemberdayaan bagi para santri Kalimantan Timur," ujar Rahim, di Majelis Taklim Nurul Huda, Sabtu (24/9/2022).

Sebagai informasi, ada 27.722 pesantren; dengan total 4.176.285 santri yang tersebar di seluruh Indonesia (Pangkalan Data Pendidikan Pondok Pesantren, Kemenag RI).

Baca: Borong Dagangan PKL, GMC Sumsel Deklarasi Dukung Ganjar Capres 2024 Berdasarkan data tersebut, menurut Rahim, santri memegang peranan penting dalam pembangunan bangsa di masa depan.

"Di era modern saat ini, kita perlu mendorong santri untuk bisa mandiri. Masa depan pembangunan santri perlu dipersiapkan dengan baik, agar lulusan pesantren bisa terserap di dunia kerja, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain," tambah Rahim.

Rahim juga berkomitmen terus bersinergi dan membuat penyesuaian dengan program pesantren maupun santri yang dicanangkan oleh Ganjar Pranowo di Jawa Tengah.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2088 seconds (11.252#12.26)