Berhentikan Direktur Tanpa RUPS, Perusahaan Penagihan Singapura Digugat

Kamis, 02 Juli 2020 - 10:50 WIB
loading...
Berhentikan Direktur...
ilustrasi
A A A
BANDUNG - Perusahaan pengelolaan keuangan dan penagihan asal Singapura PT Collectius Asset Management digugat oleh salah seorang top manajemen. Penyebabnya memberhentikan salah seorang direktur tanpa melakukan mekanisme RUPS.

"Collectius telah melakukan perbuatan melawan hukum yang merugikan penggugat atas tindakan pemberhentian penggugat yang dilakukan dengan cara yang bertentangan dengan anggaran dasar dan UU No 40/2007," kata kuasa hukum Hashim Hassan sebagai penggugat, Dovy Brilliant Hanoto dari kantor "Parulian Situmorang & Partners", Kamis (2/7/2020).

(Baca juga: Pilkada Kabupaten Bandung Diwarnai Polemik Rekomendasi Cabup Golkar )

Menurut Dovy, gugatan telah diajukan melalui Pengadilan Negeri Selatan terhadap PT Collectius Asset Management, yang berkedudukan di Indonesia. Pihaknya menggugat Gustav Albert Eriksson; Sven Alex Ivar Sigvardson Bjoklund dan Collectius CMS Holdings Pte Ltd. Ketiganya selaku pemegang saham dari PT Collectius Asset Management yang berkedudukan di Singapura.

Menurut dia, pihaknya melakukan gugatan setelah melakukan pemberhentian terhadap Hassim Hassan sebagai direktur Collectius Indonesia. Pemberhentian dinilai melalui mekanisme yang bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala Biro Bantuan...
Kepala Biro Bantuan Hukum Divisi Hukum Polri Minta Pelaku Penagihan Perhatikan Prosedur
Anggota DPRD Gresik...
Anggota DPRD Gresik Dikabarkan Positif COVID-19
Sempat Menolak, Pasien...
Sempat Menolak, Pasien Positif COVID-19 di Probolinggo Akhirnya Mau Dikarantina
Pilbup Mojokerto: Pungkasiadi-Titik...
Pilbup Mojokerto: Pungkasiadi-Titik 3, Yoko Priyono-Khoirunisa 2, Ikfana-Al Barra 1
5 Guru SMA Tulungagung...
5 Guru SMA Tulungagung Positif COVID-19, Belajar Tatap Muka Batal
COVID-19 di Purwakarta...
COVID-19 di Purwakarta Belum Selesai, Kasusnya Masih Fluktuatif
Pelantikan Pengurus...
Pelantikan Pengurus APJAPI sebagai Langkah Kunci Penguatan Industri Penagihan
Google Menguji Layanan...
Google Menguji Layanan Sistem Penagihan Play Store, Dimulai dengan Spotify
Tidak Takut Siapapun,...
Tidak Takut Siapapun, Debt Collector Ini Tantang Polisi Datangi Kantornya
Rekomendasi
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Berita Terkini
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved