BNPT Gelorakan Spirit Kebangsaan ke Santri Pondok Pesantren di Pasuruan
Rabu, 07 September 2022 - 08:22 WIB
loading...
Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid saat Halaqah Kebangsaan di Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil 1, Pasuruan, Jawa Timur. Foto/Ist
A
A
A
PASURUAN - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelorakan spirit kebangsaan dan keberagaman kepada santri pondok pesantren di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur.
Hal ini dilaksanakan dalam Halaqah Kebangsaan dengan tema Membumikan Pancasila dalam Sendi-sendi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil 1, Pasuruan.
Baca juga: BNPT Gandeng PBNU Berantas Radikalisme dan Terorisme
Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid menjelaskan, seluruh elemen bangsa harus turut serta menjaga dan melestarikan Pancasila sebagai ideologi negara. Upaya membumikan Pancasila guna mencegah radikalisme dan intoleransi diperlukan demi menguatkan NKRI.
“Halaqah Kebangsaan ini kita lakukan untuk membangun spirit kebangsaan dan spirit keberagaman yang artinya bahwa berbangsa, bernegara harus selalu digelorakan dengan selalu mencintai, menghormati, memegang teguh konsensus nasional yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, serta NKRI harga mati,” kata Nurwakhid, Selasa (6/9/2022).
Dia menegaskan, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara harus senantiasa diamalkan di tiap sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam upaya menegakkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.
Pentingnya membangun kesiapsiagaan nasional yang berisi kontra radikalisasi, kontra narasi, kontra propaganda ini untuk pertahanan diri masyarakat agar selalu siap siaga dalam menjaga tanah air Indonesia.
Hal ini dilaksanakan dalam Halaqah Kebangsaan dengan tema Membumikan Pancasila dalam Sendi-sendi Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Pondok Pesantren KHA Wahid Hasyim Bangil 1, Pasuruan.
Baca juga: BNPT Gandeng PBNU Berantas Radikalisme dan Terorisme
Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid menjelaskan, seluruh elemen bangsa harus turut serta menjaga dan melestarikan Pancasila sebagai ideologi negara. Upaya membumikan Pancasila guna mencegah radikalisme dan intoleransi diperlukan demi menguatkan NKRI.
“Halaqah Kebangsaan ini kita lakukan untuk membangun spirit kebangsaan dan spirit keberagaman yang artinya bahwa berbangsa, bernegara harus selalu digelorakan dengan selalu mencintai, menghormati, memegang teguh konsensus nasional yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945, serta NKRI harga mati,” kata Nurwakhid, Selasa (6/9/2022).
Dia menegaskan, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara harus senantiasa diamalkan di tiap sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam upaya menegakkan dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila.
Pentingnya membangun kesiapsiagaan nasional yang berisi kontra radikalisasi, kontra narasi, kontra propaganda ini untuk pertahanan diri masyarakat agar selalu siap siaga dalam menjaga tanah air Indonesia.
Lihat Juga :