Banyak Kabur Usai Sekap Gadis SMP hingga Hamil dan Alat Vitalnya Rusak

Kamis, 04 Agustus 2022 - 20:20 WIB
loading...
Banyak Kabur Usai Sekap Gadis SMP hingga Hamil dan Alat Vitalnya Rusak
Siswi SMP di Kabupaten Pati, berinisial N (15) harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami depresi berat, dan kehamilan usai disekap selama empat bulan. Foto/iNews TV/Atha Suharto
A A A
PATI - Peristiwa menyayat hati, menimpa gadis berinisial N. Gadis SMP yang masih berusia 15 tahun ini hilang selama empat bulan, dan ditemukan dalam kondisi depresi berat. Lebih parahnya, N sudah dalam kondisi hamil dan alat kelaminnya rusak.

Baca juga: Biadab! Siswi SMP Disekap dan Dijadikan Budak Seks hingga Organ Vitalnya Rusak

Diduga, selama menghilang dari rumah N pergi bersama pelaku PH alias Banyak yang baru dikenal saat jalan-jalan di Juwana, Kabupaten Pati. Sayangnya, keluarga N tidak mendapati Banyak saat menemukan N. Diduga Banyak kabur saat N ditemukan keluarganya.



Ibu N, Sari menuturkan, putrinya menghilang dari rumah sekitar empat hari usai lebaran. "Saat lebaran, dia kondisinya sudah tidak tenang di rumah. Tiba-tiba saat saya tinggal halal bihalal, dia sudah kabur dari rumah," terangnya.

Baca juga: Buaya Besar Tunggui Jasad Remaja 16 Tahun, Tim SAR Gabungan Kesulitan Lakukan Evakuasi

Sari mengaku sudah berupaya mencari putrinya ke mana-mana, namun tidak membuahkan hasil. N akhirnya berhasil ditemukan pada minggu lalu di sebuah rumah di Desa Alasdowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten pati.

Saat ditemukan kondisi N sangat memprihatinkan, karena mengalami depresi berat, dan alat kelaminnya rusak sampai mengalami infeksi. Selama disekap empat bulan, diduga N selalui dicabuli hingga kondisinya hamil.

Banyak Kabur Usai Sekap Gadis SMP hingga Hamil dan Alat Vitalnya Rusak


Kondisi orang tua N yang mengalami keterbatasan ekonomi, membuat N hanya bisa dirawat di rumah selama sepekan usai ditemukan. Orang tua N akhirnya melaporkan peristiwa yang dialami anaknya ke polisi, dan N dibawa rujuk ke RSUD Suwondo Pati, untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca juga: Kisah Syekh Malang Sumirang, Tetap Hidup saat Dibakar Sunan Kudus di Alun-alun

Kapolsek Tayu, Iptu Aris Pristianto mengatakan, kasus penyekapan disertai pencabulan terhadap anak ini, sudah dilaporkan ke Polres Pati. "Setelah melihat kondisi korban, akhirnya kami koordinasi lintas intansi untuk menangani korban, dan merujuknya ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis," ungkapnya.

Kasus pencabulan dan penyekapan anak ini, sedang ditangani Unit Perlindungan Perempuan Dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pati. Sementara pelaku berinisial PH alias Banyak, kini sedang dalam pengejaran polisi.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2974 seconds (11.97#12.26)