Heboh Kasus Paedofil Online, Polda DIY Ungkap Peran 7 Pelaku

Rabu, 13 Juli 2022 - 19:05 WIB
loading...
Heboh Kasus Paedofil Online, Polda DIY Ungkap Peran 7 Pelaku
Ditreskrimsus Polda DIY mengungkap peran 7 pelaku paedofil online yang kembali diringkus di 6 provinsi. Total ada delapan tersangka predator anak berhasil ditangkap. Foto: Istimewa
A A A
YOGYAKARTA - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Daerah Istimewa Yogyakarta ( Ditreskrimsus DIY ) kembali meringkus 7 pelaku pedofilia online di 6 provinsi.

Penangkapan ini hasil pengembangan tersangka FAS alias Bendo yang ditangkap sebelumnya di daerah Klaten, Jawa Tengah. Dengan demikian total pelaku yang telah diringkus berjumlah 8 orang, termasuk tersangka FAS.

Tersangka melakukan tindak kejahatan terhadap anak, eksploitasi dan distribusi materi pornografi dan kesusilaan. Aksi itu dilakukan lewat media sosial dan aplikasi percakapan.

Baca juga: Geger! Sindikat Paedofil Online Dibongkar, Polda DIY Tangkap 8 Pelaku di 6 Provinsi

Direktur Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Roberto Pasaribu mengungkapkan, berdasarkan hasil digital forensik barang bukti yang disita dari tersangka FAS ditemukan 2 group WhatsApp (WA) dengan nama "GCBH" dan "BBV".

"Dari hasil pengembangan, kami berhasil menangkap kembali 7 pelaku pedofile online di 6 provinsi. Antara lain Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur," kata Roberto kepada awak media, Rabu (13/7/2022).



Menurut Roberto, 7 pelaku yang diamankan mempunyai peran berbeda dalam melakukan aksinya. Tersangka DS ditangkap di Lampung. Perannya sebagai creator atau pembuat group WA "Group 18: Bokep CD&BH". Lalu S ditangkap di Semarang, Jawa Tengah berperan sebagai admin group WA "Group 18:Bokep CD&BH".

Kemudian tersangka ACP alias Condro ditangkap di Madiun, Jawa Timur. Perannya sebagai peserta group WA "Group 18:Bokep CD&BH" dan mengirimkan video dengan nama file. Selanjutnya RRS ditangkap di Klaten, Jawa Tengah. Pria berusia 17 tahun itu berperan sebagai peserta "Group 18:Bokep CD&BH" dan mengirimkan video dengan nama file.

Baca juga: Ngeri! Predator Seksual Incar Anak-anak di Bantul, Modus Ajak Korban Video Call
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1806 seconds (11.252#12.26)