40 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Darurat dr Soegiri Lamongan
Selasa, 23 Juni 2020 - 16:45 WIB
loading...
Bupati Lamongan Fadeli dan Wakil Bupati Kartika Hidayati meninjau ruang isolasi dan observasi pasien di rumah sakit Covid-19 setelah diresmikan oleh Kementrian dan PUPR dan BNPB.Foto/dok
A
A
A
LAMONGAN - Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Lamongan yang baru diresmikan beberapa waktu lalu, kini sudah ditempati 40 pasien. Ke-40 pasien tersebut adalah pindahan dari ruang isolasi di RSUD dr Soegiri, Lamongan.
Menurut Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo, sejak diresmikan Kamis lalu (18/6/2020), Fasilitas Isolasi dan Karantina untuk Pengendalian Infeksi Penyakit Menular Emerging ini telah merawat, 23 PDP dan 17 terkonfirmasi positif.
"Sejak diresmikan hingga sekarang, Fasilitas Isolasi dan Karantina telah merawat 40 orang, terdiri dari 23 PDP dan 17 Konfirmasi," kata Budi Wignyo, Selasa (23/6/2020).(baca juga: Baru Diresmikan, Rumah Sakit Covid-19 Lamongan Langsung Terima 31 Pasien )
Saat ini pemindahan pasien sudah selesai dan tinggal proses disinfektasi ruang isolasi lama yang berada di dalam RSUD dr Soegiri. Proses pemindahan atau evakuasi pasien Covid-19, jelas Budi, memang membutuhkan waktu dan berlangsung berbeda dari pasien umumnya.
"Proses pemindahan atau evakuasi pasien harus ada prosedur Protokol Kesehatan Covid-19 sehingga harus dipersiapkan lebih matang, seperti saat pemindahan dan penerimaan pasien dimana jalan yang dilalui pun langsung didisinfeksi," ujarnya.
Menurut Humas RSUD dr Soegiri Lamongan, Budi Wignyo, sejak diresmikan Kamis lalu (18/6/2020), Fasilitas Isolasi dan Karantina untuk Pengendalian Infeksi Penyakit Menular Emerging ini telah merawat, 23 PDP dan 17 terkonfirmasi positif.
"Sejak diresmikan hingga sekarang, Fasilitas Isolasi dan Karantina telah merawat 40 orang, terdiri dari 23 PDP dan 17 Konfirmasi," kata Budi Wignyo, Selasa (23/6/2020).(baca juga: Baru Diresmikan, Rumah Sakit Covid-19 Lamongan Langsung Terima 31 Pasien )
Saat ini pemindahan pasien sudah selesai dan tinggal proses disinfektasi ruang isolasi lama yang berada di dalam RSUD dr Soegiri. Proses pemindahan atau evakuasi pasien Covid-19, jelas Budi, memang membutuhkan waktu dan berlangsung berbeda dari pasien umumnya.
"Proses pemindahan atau evakuasi pasien harus ada prosedur Protokol Kesehatan Covid-19 sehingga harus dipersiapkan lebih matang, seperti saat pemindahan dan penerimaan pasien dimana jalan yang dilalui pun langsung didisinfeksi," ujarnya.
Lihat Juga :