Gelombang Hitam Tiba-tiba Terjang Daratan, Pengunjung dan Pedagang di Pantai Lebak Panik

Minggu, 15 Mei 2022 - 08:54 WIB
loading...
Gelombang Hitam Tiba-tiba Terjang Daratan, Pengunjung dan Pedagang di Pantai Lebak Panik
Para wisatawan dan pedagang di Pantai Bagedur, Kabupaten Lebak, Banten, dikagetkan dengan gelombang air laut yang tiba-tiba tinggi dan berwarna keruh. Foto/iNews TV/Iskandar Nasution
A A A
LEBAK - Kepanikan melanda pengunjung dan pedagang di tepi Pantai Bagedur Kabupaten Lebak, Banten. Air laut tiba-tiba pasang, dan gelombangnya berwarna gelap keruh menerjang daratan. Pedagang dan pengunjung langsung berlarian menyelamatkan diri, dan mengevakuasi barang dagangan serta kendaraan.

Baca juga: Bukan Salah Nyi Roro Kidul, Inilah Penyebab Laut di Pulau Jawa Mematikan

Petugas penjaga pantai berupaya memberikan arahan kepada wisatawan agar tidak jatuh korban. Gelombang laut tersebut masuk ke daratan dengan sangat deras. Petugas segera mengevakuasi wisatawan yang masih berada di pinggir pantai.



Para orang tua juga diminta untuk membawa anak-anak mereka ke tempat yang lebih tinggi, saat terjadinya rob. Penjaga Pantai Badegur, Damin menjelaskan, gelombang air pasang terjadi pada pukul 08.00 WIB, dan pukul 16.00 WIB. "Diperkirakan, air pasang ini akan terus terjadi hingga Minggu (15/5/2022) malam," terangnya.

Baca juga: Dini Hari Pasukan TNI AD Bersenjata Lengkap Jalan Kaki Susuri Gang Kecil di Cirebon Cari Anggota Geng Motor



Para pengunjung pantai diharap berhati-hati dan membawa serta anggota keluarga mereka untuk menjauh dari bibir pantai, jika terjadi gelombang air pasang. Pengawas Pantai Badegur, Ocid menyebut, gelombang pasang yang terjadi diprediksi mencapai ketinggian 2,5 meter.

Baca juga: Bakal Dilaporkan Balik karena Pencemaran Nama Baik, Kuasa Hukum Polwan Cantik Briptu Suci: Itu Fakta

"Wisatawan kami imbau untuk berhati-hati, dan tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai. Tinggi gelombang saat ini mencapai 2,5 meter, dan bisa membahayakan keselamatan wisatawan. Rambu-rambu larangan berenang sudah dipasang, guna mengantisipasi jatuhnya korban," pungkasnya.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2637 seconds (11.252#12.26)