Tak Punya Uang Bobol Toko HP, Bujangan Ini Diciduk Tim Bison
Kamis, 18 Juni 2020 - 17:07 WIB
loading...
Tim Bison Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun meringkus Irvansyah (28) pelaku pembobol gerai handphone di Jalan A Yani Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Rabu (17/6/2020). (Foto/SINDOnews/Ricky R)
A
A
A
KARIMUN - Tim Bison Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun meringkus Irvansyah (28) pelaku pembobol gerai handphone di Jalan A Yani Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (17/6/2020).
Pelaku diamankan di kamar kosnya di kawasan Puakang Kelurahan Sei Lakam Timur, Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti hasil curian berupa handphone, powerbank dan obeng yang digunakan pelaku dalam aksinya.
Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama dan baru bebas Agustus 2019 lalu. (BACA JUGA: Identitas Asli Kota Medan Itu Kota Perdagangan dan Saudagar, Bukan Kota Para Ketua)
"Pelaku atas nama Irvansyah merupakan warga Sibolga. Ia merupakan residivis dalam kasus pencurian dan baru bebas pada akhir 2019," kata Adenan, Kamis (18/6/2020).
Ia mengatakan, pelaku nekat melakukan pencurian karena tidak lagi memiliki biaya untuk membayar kamar kos. Hasilnya, pada Jumat (5/6/2020), pelaku membobol konter handphone dan menggasak sejumlah handphone dan power bank.
Pelaku diamankan di kamar kosnya di kawasan Puakang Kelurahan Sei Lakam Timur, Karimun, Kepulauan Riau (Kepri). Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti hasil curian berupa handphone, powerbank dan obeng yang digunakan pelaku dalam aksinya.
Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama dan baru bebas Agustus 2019 lalu. (BACA JUGA: Identitas Asli Kota Medan Itu Kota Perdagangan dan Saudagar, Bukan Kota Para Ketua)
"Pelaku atas nama Irvansyah merupakan warga Sibolga. Ia merupakan residivis dalam kasus pencurian dan baru bebas pada akhir 2019," kata Adenan, Kamis (18/6/2020).
Ia mengatakan, pelaku nekat melakukan pencurian karena tidak lagi memiliki biaya untuk membayar kamar kos. Hasilnya, pada Jumat (5/6/2020), pelaku membobol konter handphone dan menggasak sejumlah handphone dan power bank.
Lihat Juga :