Penanganan Tanah Ambles di Desa Kampala Sidrap Diharapkan Segera Dilakukan
Sabtu, 02 April 2022 - 12:36 WIB
loading...
Pihak BBWS Pompengan Jeneberang telah turun melakukan peninjauan di lokasi tanah ambles di Desa Kampala, Kabupaten Sidrap. Foto: SINDOnews/Andi Mappanyukki
A
A
A
SIDRAP - Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang turun meninjau tanah ambles yang terjadi di Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap, Jumat (1/4/2022) kemarin. Lokasinya merupakan jalan penghubung yang terbuat dari beton, dimana jalan itu ambles dengan kedalaman 3 meter dan panjang 20 meter.
Kepala Dinas (Kadis) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Sidrap, Imran Abidin, membenarkan hal tersebut. Kata dia, BBWS Pompengan Jeneberang akan berfokus terhadap penanganan tanggul. Pihaknya pun meminta agar penanganan tanah ambles dapat segera dilakukan.
Baca Juga: Tanah Ambles di Desa Kampale Sidrap, Warga Harap Perhatian Pemerintah
"Kami sarankan kemarin ke kepala balai (BBWS) Pompengan Jeneberang, kalau bisa secepatnya (dikerjakan), karena tidak lama lagi musim hujan," kata dia, Sabtu (2/4/2022).
Hanya saja, Imran menyebut pihak balai tidak memberikan kejelasan waktu pengerjaan tanggul akibat tanah ambles yang melebar hingga ke jalan. Kedua sisi jalan tersebut masih ditutup sementara. Warga sekitar berinisiatif membuat akses jalan yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Kepala Dinas (Kadis) Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Sidrap, Imran Abidin, membenarkan hal tersebut. Kata dia, BBWS Pompengan Jeneberang akan berfokus terhadap penanganan tanggul. Pihaknya pun meminta agar penanganan tanah ambles dapat segera dilakukan.
Baca Juga: Tanah Ambles di Desa Kampale Sidrap, Warga Harap Perhatian Pemerintah
"Kami sarankan kemarin ke kepala balai (BBWS) Pompengan Jeneberang, kalau bisa secepatnya (dikerjakan), karena tidak lama lagi musim hujan," kata dia, Sabtu (2/4/2022).
Hanya saja, Imran menyebut pihak balai tidak memberikan kejelasan waktu pengerjaan tanggul akibat tanah ambles yang melebar hingga ke jalan. Kedua sisi jalan tersebut masih ditutup sementara. Warga sekitar berinisiatif membuat akses jalan yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Lihat Juga :