Rekom Calon, Strategi PDIP Diperhitungkan

Rabu, 17 Juni 2020 - 13:36 WIB
loading...
Rekom Calon, Strategi...
Loyalitas sebagai kader PDIP menjadi pertimbangan utama mendapat rekom. Foto: Dok SINDONews
A A A
SURABAYA - Sebagai partai politik berbasis mesin akar rumput, strategi politik PDI Perjuangan masih moncer. Termasuk dalam menentukan figur calon yang akan direkomendasi.

Sosok calon yang berpotensi, jaringan basis mesin akar rumput, serta loyalitas sebagai kader menjadi pertimbangan utama. Sehingga spekulasi pemberian mandat rekomendasi minim dilakukan.

Menurut Pengamat politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya , Andri Arianto partai berlambang kepala banteng moncong putih punya perhitungan sendiri dalam menjatuhkan rekom calon yang akan bertarung dalam Pilkada.

’’Posisi PDIP sebagai the ruling party saat ini. Sehingga perhitungan lebih matang,’’ kata Andri, Rabu (17/6/2020).

Dia menambahkan, seluruh mekanisme sangat diperhatikan.’’Termasuk proses pendaftaran. Bagi yang tidak mendaftar melalui jalur yang benar, kecil peluang mendapat rekom,’’ imbuhnya.

Sebab, partai besutan Megawati Soekarnoputri ini selalu terbuka dalam proses pendaftaran calon yang diusung dalam pilkada. Baik kader maupun non kader.

Proses tersebut dilakukan transparan di semua tingkatan struktur. Hingga penentuan akhir berada ditangan rapat pleno DPP dan Ketua Umum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Banteng Muda Indonesia...
Banteng Muda Indonesia Galang Dana Bantu Korban Banjir Bali dan NTT
Begini Cara BMI Perkenalkan...
Begini Cara BMI Perkenalkan Sosok Presiden ke-1 RI Soekarno kepada Generasi Muda
Profil Brando Susanto,...
Profil Brando Susanto, Anggota DPRD Jakarta yang Meninggal Dunia saat Hadiri Acara Partai
Hasil Survei: Cakada...
Hasil Survei: Cakada dari PDIP Berpotensi Keok di Dapil Jawa Barat XI
Hasil Survei: Cakada...
Hasil Survei: Cakada KIM Plus Unggul di Basis PDIP Jabar Buntut Pindahnya Maruarar
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
PDIP Soroti Perlindungan...
PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset
Rekomendasi
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved